Salah satu ruas jalan di daerah Yogyakarta yang kalau melewatinya terasa berbeda adalah di jalan Yogya-Solo km 14, tepatnya di daerah Prambanan. Ruas jalan sepanjang satu kilometer ini terdiri dari jalan utama dan jalan pendukung di kanan-kirinya, sementara di antara jalan utama dan pendukungnya masing-masing ditumbuhi deretan pohon mahoni yang tinggi menjulang dengan tajuk rapat meneduhi wilayah jalan. Kalau sesaat mulai masuk jalan ini akan merasakan suasana teduh dan tenang setelah sebelumnya diterpa panas.

Deretan pohon mahoni untuk peneduh jalan

Deretan pohon mahoni untuk peneduh jalan

Pohon mahoni ini memang cocok untuk dijadikan sebagai tanaman perindang jalan. Selain di ruas jalan Prambanan, sebenarnya masih banyak juga bagian jalan raya yang ditanami pohon mahoni seperti sepanjang Purworejo – Kebumen, Gombong, Purbalingga, Bantul dan lain-lain. Hanya memang sebagian sering dipotong karena alasan pelebaran jalan. Di Kangar (Perlis, Malaysia) ini, saya juga menjumpai jalan yang di tepi kanan kiri banyak ditanami pohon mahoni sebagai tanaman perindang jalan. Jalan ini tiap hari saya lewati saat pergi dari asrama menuju laboratorium tempat kerja, membuat saat melaju akan merasakan suasana yang teduh.

Pohon mahoni cocok sebagai tanaman peneduh jalan karena berumur tahunan, tidak mudah terkena hama atau penyakit, tidak mudah tumbang dengan struktur kayu yang kuat, tumbuh lurus ke atas dengaan tajuk tinggi di atas batas ketinggian kendaraan. Pohon mahoni selain untuk perindang jalan, sebenarnya dapat juga ditanam sebagai tanaman produksi, hal ini karena kayu pohon mahoni bernilai ekonomis yang sangat tinggi. Kayu pohon mahoni cukup keras, awet dan memiliki motif serta warna yang menarik.

Hasil pohon mahoni yang terutama memang adalah untuk diambil kayunya. Akan tetapi sebenarnya pohon mahoni ini sebelum dapat ditebang untuk diambil kayunya harus dibudidayakan untuk waktu yang relatif lama sampai puluhan tahun. Kalau pohon mahoni akan dibudidayakan di lahan produktif mestinya akan kurang efisien. Untuk itu pohon mahoni sebaiknya ditanam di lahan-lahan yang kritis, di tepi jalan, atau hutan milik negara.

Buah mahoni yang telah matang

Buah mahoni yang telah matang

Pada masa pertumbuhan pohon ini sebenarnya ada beberapa produk yang bisa diambil dari pohon mahoni ini. Kalau saat saya kecil, yang menarik dari pohon mahoni ini adalah bermain-main dengan bagian biji buah yang terlindung tempurung keras. Biji buah mahoni memiliki struktur yang unik dengan bagian kelopak memanjang. Kalau buah matang di pohon dan tempurungnya terbelah menjadi lima, maka sebagian biji akan jatuh dengan gerakan berputas seperti baling-baling helikopter. Hal ini tentu saja menarik anak-anak untuk mencoba sendiri untuk dijadikan mainan, caranya adalah dengan jalan dilemparkan ke ketinggian dan setelah itu akan jatuh berputar-putar kembali. Asal tangkai tidak patah biasanya dapat digunakan kembali.

Isi buah mahoni dengan biji di dalamnya yang pahit rasanya.

Isi buah mahoni dengan biji di dalamnya yang pahit rasanya.

Apabila biji buah dikupas dari kelopaknya maka akan terlihat bagian biji buah berwarna putih. Rasa biji buah ini sangatlah pahit dan ternyata memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Buah ini ternyata dapat digunakan sebagai komoditi untuk obat-obatan. Dari beberapa referensi ternyata memiliki kandungan antibakteri karena senyawa-senyawa yang terdapat di dalamnya. Di Malaysia, buah mahoni dari pohon yang berada di tepi jalan ternyata dilarang untuk dipetik dan diambil secara bebas. Buah pohon mahoni dinyatakan adalah milik kerajaan. Hal ini ditandai dengan pemasangan poster yang ditempel di salah satu pohon.

Papan larangan untuk tidak memetik buah mahoni di Malaysia.

Papan larangan untuk tidak memetik buah mahoni di Malaysia.

Tempurung buah mahoni.

Tempurung buah mahoni.

Struktur buah mahoni di bagian luar tertutup oleh kulit yang bisa terbelah menjadi lima bagian. Saat buah matang di pohon maka kulit terbelah sendiri dan jatuh terbawa angin. Kulit yang terbuang ini berserakan menjadi sampah. Melihat struktur kulit buah yang menyerupai tempurung dan bersifat keras, maka sangat mungkin untuk dijadikan bahan baku karbon aktif atau arang karbon. Hanya saja permasalahannya mungkin jumlahnya hanya tersedia pada saat musim berbuah saja sekitar setahun dua kali.

Kulit batang pohon mahoni.

Kulit batang pohon mahoni.

Masih ada bagian tanaman lagi yang dapat diambil dari pohon mahoni ini yakni kulit batang pohonnya. Kulit batang pohon mahoni dalam periode waktu tertentu akan mengelupas dan dapat dilepas dari batang kayunya. Jika diintensifkan maka pengambilan bagian kulit kayu ini akan merupakan satu komoditi yang bernilai tinggi. Dari bagian serpihan kulit kayu ini dapat digunakan sebagai sumber pewarna alami misal untuk batik. Bahan ini dapat diekstrak untuk menghasilkan perwarna dengan rona coklat kemerahan.

Terakhir sendiri adalah pada saat memasuki pertengahan musim kemarau, pohon mahoni seperti juga pohon jati sering merontokkan daun-daun yang ada sehingga habis sama sekali. Setelah memasuki musim hujan maka tunas daun akan bermunculan kembali seperti biasa sehingga membesar dengan lebat. Saat rontok inilah akan dihasilkan sampah daun dalam jumlah yang cukup besar. Seringkali orang membakarnya karena membikin kotor halaman atau jalan. Kalau mau diolah, sebenarnya sampah daun mahoni yang rontok ini dapat dikumpulkan untuk dijadikan kompos. Proses pengomposan dedaunan ini mungkin jauh lebih mudah karena ukuran daun yang relatif sudah kecil sehingga tidak perlu dicacah dan juga daun sudah dalam keadaan kering.

Demikianlah mungkin dengan tulisan ini, akan dapat menjadi wawasan baru bagi banyak pihak untuk tidak meremehkan potensi pohon mahoni ini. Semoga hal ini juga dapat menggugah para dinas pertamanan kota untuk memulai lagi penanaman pohon mahoni di pinggir jalan daripada sekedar ditanami pohon palem. Bagi Dinas Kehutanan mungkin juga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk perintisan hutan mahoni di berbagai wilayah termasuk untuk penanaman di lahan kritis. Di hutan Wanagama, yang merupakan hutan pendidikan yang dikelola oleh UGM, saya lihat juga ada bagian yang ditanami dengan sekumpulan pohon mahoni. Jadi hal ini dapat dicontoh untuk wilayah lain.

Iqmal Tahir

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s