Judul di atas kelihatannya tidak sambung sama sekali. Tetapi ini jelas ada maksudnya. Sejak gunung Merapi aktif dan mengeluarkan letusannya beberapa tahun terakhir ini. Sosok mBah Marijan memang menjadi naik daun, apalagi ditambah sejak menjadi bintang iklan salah satu minuman berenergi. Mbah Marijan adalah juru kunci gunung Merapi dan bertempat tinggal di Kaliadem, Kinahrejo, yang merupakan dusun paling ujung dan paling berdekatan ke arah puncak gunung. Lokasi Kaliadem merupakan kawasan wisata khusus karena menjadi daerah aliran lahar saat gunung Merapi meletus. Tahun 2006, kawasan wisata di sebelah timur ini hancur lebur terkena aliran lahar panas dan kemudian berubah bentuk.

Saat ini kawasan ini tumbuh kembali menjadi kawasan wisata baru. Di lokasi tersebut dapat dijumpai bekas bunker yang tertimbun pasir, aliran sungai yang menjadi tempat mengalirnya lahar dingin, sisa-sisa hutan pinus dan pepohonan yang tidak terbakar. Kemudian masyarakat lokal juga membuka warung makanan/minuman, cinderamata foto/kaos sebagai souvenir, serta dijual juga rangkaian bunga kering yang dicat warna-warni. Sebagai souvenir khas pegunungan, biasa dijual juga adalah rangkaian bunga edelweis yang telah dikeringkan. Edelweis dipercaya sebagai bunga abadi karena bunga ini relatif awet setelah dikeringkan. Untuk memperolehnya relatif sukar, karena tanaman ini hanya tumbuh di ketinggian di atas 1200 meter di atas permukaan laut, dan biasanya hanya dijumpai di daerah di dekat puncak-puncak gunung.
Suatu kebanggaan sendiri apabila bagi anak muda untuk memiliki koleksi edelweis yang dipajang di rumah mereka. Hal ini tentu saja dapat menjadi bukti bahwa mereka pernah mendaki suatu gunung dan memetik sedikit kenang-kenangan pada saat naik gunung tersebut. Benda kenangannya adalah bunga edelweis tersebut. Sebenarnya bagi kalangan pecinta alam, memetik bunga edelweis ini termasuk yang tidak dianjurkan bahkan dilarang. Tetapi tentu saja sebagai kenangan, memetik setangkai relatif tidak mengganggu, yang seharusnya dilarang adalah memetik untuk kepentingan komersial yakni diperjualbelikan.

Mengingat bunga edelweis hanya tumbuh di daerah dekat puncak gunung, maka orang-orang yang pernah menikmati langsung di alam tentu saja sangat sedikit. Hanya orang-orang yang mendaki suatu gunung sajalah yang pernah melihat dan menikmati pemandangan indah tersebut. Bagi anak-anak atau orang tua yang tidak memiliki kesempatan naik gunung, mungkin hanya bisa melihat foto atau membayangkan saja. Namun saat ini, di kawasan Kaliadem dapat menjadi alternatif untuk mendapatkan kesempatan melihat dan menikmati tanaman edelweis yang hidup di alam.

Kalau berkunjung ke Kaliadem, setelah melihat bunker dan sungai aliran lahar dingin, cobalah ikuti jalur rute pencari rumput di tepian sungai. Kira-kira berjalan 500 meter, nanti sampai area di bawah pepohonan. Kalau dicermati pada bagian lahan pasir bebatuan yang berbatasan dengan lahan rumput, terdapat beberapa semak kecil dengan daun ramping berwarna hijau kepucatan. Yuuuppp…..That’s edellweis.

edelweis liar di kaliadem

Tentu saja hal ini bisa dikembangkan menjadi suatu potensi yang bermanfaat bagi warga sekitar. Caranya misal adalah tanaman dibudidayakan dengan baik, dijadikan taman yang terpelihara walaupun harus dijaga unsur alaminya. Mengingat saat ini tanaman yang tumbuh secara liar tersebut dapat berkembang dengan baik dan subur, maka pendirian lahan tanaman yang ditumbuhkan secara khusus mestinya juga dapat berlangsung. Hal ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah lagi bagi kawasan wisata Kaliadem untuk menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Partisipasi dapat dimulai dari karangtaruna warga di sekitar kawasan tersebut, maupun oleh pihak pemda pemerintah Sleman atau pengelola Taman Nasional Gunung Merapi.

Kutipan :

Edelweis (sumber dari sini)

bunga edelweis

Edelweis mempunyai nama latin, yaitu Anaphalis javanica. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia. Saat ini, tumbuhan eidelweis sudah menjadi tumbuhan langka karena ia sering dipetik atau diambil oleh para pendaki gunung yang tertarik dengan kecantikan bunga tersebut. Bunga eidelweis sering juga disebut bunga abadi karena setelah dipetik eidelweis tidak layu.

Eidelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan dan lebah terlihat mengunjunginya. Jika tumbuhan ini cabang-cabangnya dibiarkan tumbuh cukup kokoh, edelweis dapat menjadi tempat bersarang bagi burung tiung batu licik (Myophonus glaucinus).

Terkait dengan Kaliadem, tidak ada salahnya saya tampilkan
galeri foto lokasi tersebut sebagai daerah tujuan wisata.
(klik gambar untu melihat gambar lebih besar)

  • Kaliadem (Pasca letusan tahun 2006)

Merapi eruption 2006   Merapi eruption 2006   Merapi eruption 2006

Merapi lava tour   Merapi lava tour   Merapi lava tour

Kaliadem - mbah Marijan   Kaliadem - mbah Marijan   Kaliadem - mbah Marijan   Kaliadem - mbah Marijan

Kaliadem Merapi    Kaliadem Merapi   Kaliadem Merapi

Iklan

One response »

  1. […] adalah pernah menggunakan nama mbah Marijan untuk satu penulisan artikel di blog saya tentang Bunga Edelweis di Kinahrejo. Jadi tulisan ini tetap menjadi bentuk penghormatan saya dan apresiasi atas pengabdian yang telah […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s