Ini saya menemukan tulisan dahulu saat ada Putaran Piala Dunia 2002 di Korsel. Daripada tidak pernah posting, dikirim saja buat bacaan karena sering juga masih ada kesalahan pengertian.

Demam Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang ini sangat tinggi dan masyarakat di Indonesia cukup antusias untuk mengikuti seluruh pertandingan. Masyarakat mendapat suguhan pertandingan melalui sebuah siaran televisi swasta dengan variasi acara selingan, termasuk iklan komersial tentunya. Salah satu acara selingan tersebut adalah berupa kuis berhadiah bagi masyarakat yang nonton di kafe dan di hotel.

Pada acara kuis berhadiah yang ditayangkan terdapat pertanyaan dari seorang pemandu acara pada penonton kafe berupa “Pada babak perempat final, tim manakah yang dikalahkan tim matador Spanyol ?”. Penonton berebutan menjawab dan salah seorang penonton yang ditunjuk berteriak “Paraguay”. Sang pemandu pun segera membenarkan dan memberi hadiah boneka maskot Piala Dunia. Tanya jawab tersebut berlangsung spontan tanpa ada koreksi atau tanggapan dari penonton lainnya. Untunglah begitu acara dikembalikan ke siaran pusat oleh Tamara Geraldine dikoreksi bahwa Paraguay dikalahkan oleh Spanyol pada babak perdelapan final bukan pada babak perempat final.. Spanyol pada babak perempat final tidak menang bahkan ditundukkan oleh jagoan baru dari Asia yakni tim negeri ginseng, Korea Selatan.

Istilah babak perempat final, perdelapan final dan seterusnya merupakan bagian dari sistem kompetisi yang menggunakan sistem gugur. Sistem kompetisi dalam olahraga atau pertandingan non olahraga dapat dilangsungkan dengan berbagai cara antara lain sistem gugur, sistem grup atau kombinasinya. Untuk Piala Dunia 2002, sistem dilangsungkan dengan sistem grup untuk putaran pertama dengan jumlah 32 peserta dan sistem gugur untuk putaran selanjutnya dengan jumlah 16 peserta.

Pada sistem gugur ini tim-tim sepakbola dari 16 negara yang lolos putaran pertama tersebut bertanding diatur sesuai peringkat 1 dan 2 dari delapan grup. Seluruh enam belas tim tersebut disebut enam belas besar dunia. Jumlah pertandingan adalah 8 kali dan pemenang setiap pertandingan maju ke kelompok delapan besar. Pada putaran ini, 8 tim bertanding dengan jumlah pertandingan sebanyak 4 kali. Pemenang putaran ini maju ke babak selanjutnya. Jumlah peserta pada babak tersebut adalah 4 tim dan disebut kelompok empat besar. Kemudian 4 tim ini saling bertanding menghasilkan dua besar yang kemudian terakhir kalinya akan bertanding untuk menentukan pemenang terakhir yang berhak mendapatkan Piala Dunia.

Pertandingan terakhir yang memperebutkan juara pertama diistilahkan dengan pertandingan final. Untuk pertandingan sebelumnya, yakni perebutan tempat ke final disebut dengan semifinal atau setengah final. Pertandingan oleh tim-tim untuk memperebutkan tempat di semifinal disebut dengan perempat final. Demikian seterusnya akan ada babak perdelapan final, perenambelas final, pertigapuluhdua final dan lain-lain.

Berdasarkan hal di atas maka dapat dimengerti bahwa babak final diikuti oleh dua tim, babak semifinal diikuti oleh 4 tim, babak perempat final oleh 8 tim, babak perdelapan final oleh 16 tim dan seterusnya. Atau dapat menggunakan istilah lain berupa babak final setara dengan dua besar, babak semifinal setara dengan empat besar, babak perempat final setara dengan delapan besar, babak perdelapan final setara dengan enam belas besar dan seterusnya.

Untuk itu kita harus mencermati istilah-istilah tersebut dan tidak langsung menyamakan bahwa perdelapan besar itu sama dengan delapan besar atau perempat final sama dengan empat besar. Perbedaannya adalah kelompok besar dihitung berdasarkan jumlah peserta yang ada, sedangkan untuk babak ditentukan berdasarkan bagian ke berapa menjelang pertandingan final.

Jadi saat ini tim-tim yang bertanding di babak semifinal atau babak empat adalah Korea Selatan, Turki, Jerman dan Brasil. Mereka lolos setelah memenangi pertandingan babak perempat final atau babak delapan besar setelah masing-masing menundukkan lawan-lawannya. Korea Selatan menang adu penalti atas Spanyol, Turki menang berkat gol emas atas Senegal, Jerman menang atas Jepang dan Brasil menang atas Inggris. Delapan tim yang bertanding di babak perempat final tersebut masuk di kelompok delapan besar berkat kemenangan pada babak perdelapan final alias babak enambelas besar. Mudah-mudahan sekarang kita bisa paham akan istilah-istilah pada sistem kompetisi ini sehingga kalau ada kuis dengan pertanyaan yang mirip baik penanya maupun yang menjawab bisa tahu persis.

Omong-omong partisipasi Indonesia di Piala Dunia kapan? Sepertinya, Indonesia baru bisa masuk Piala Dunia kalau babak final diselenggarakan per enam puluh empat final alias 128 besar. Kalau diasumsikan jumlah negara yang ikut kompetisi aktif sekitar 150-an maka Indonesia kemungkinan bisa masuk. Tapi kalau sistem kompetisi hanya melibatkan 32 negara seperti sekarang, keinginan masuk Piala Dunia ini mungkin harus ditunda dulu. Atau kalau Indonesia berkeinginan untuk menjadi tuan rumah maka hal ini juga bisa saja terjadi. Kita tunggu !

 

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s