Saat bekerja di komputer kemarin, tiba-tiba muncul pesan ada email masuk. Tertarik karena ada rasa bosan bekerja, maka aku periksa email tersebut, isinya tentang issue kerawanan dan keamanan di balik permainan kolam bola yang biasa jadi mainan anak-anak di beberapa tempat wisata atau pelengkap rumah makan besar. Isi berita email tersebut menurut saya lebih banyak bersifat sebagi hoax (issue yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan), tetapi dapat kita gunakan untuk kewaspadaan kita saja.

Berikut saya kutipkan isi email tersebut, ada 3 kasus yang dapat dituliskan sebagai berikut : 

  1. Satu dari putraku kehilangan jam tangannya dan karenanya dia sangat kecewa. Jadi kami menggali di antara bola-bola untuk mencarinya. Daripada menemukan jam tersebut, kami menemukan muntahan, makanan, kotoran, dan sesuatu lainnya yang tidak ingin saya sebutkan. Saya pergi ke manager dan memprotes hal tersebut, dan menemukan bahwa kolam bola hanya dibersihkan satu kali setiap bulannya. Saya bahkan ragu bahwa itu telah dilakukan sesering itu. Anakku tidak akan pernah bermain lagi di kolam bola manapun.
  2. Melbourne, Australia, 2 October 1999, aku membawa putra tunggalku ke suatu restoran untuk perayaan ulang tahunnya yang ketiga. Setelah dia menyelesaikan makan siangnya aku mengijinkan dia bermain di kolam bola. ketika tak lama kemudian dia mulai melolong, aku bertanya kepadanya apa ada masalah. Dan dia menunjukkan pantatnya dan berkata dengan sederhana : Ma, disini sakit. Aku tidak dapat menemukan apapun yang keliatannya bermasalah pada dia saat itu. Aku memandikannya ketika kami pulang, dan menemukan di point yang dia tunjuk, terdapat memar – bekas bilur di pantatnya. Berdasarkan pemeriksaan, kelihatannya itu adalah sesuatu seperti ada serpihan di bawah memar itu. Aku membuat janji dengan dokter pada hari berikutnya dan anakku mulai muntah dan gemetaran, kemudian matanya berputar ke belakang kepalanya, dari situ, aku memutuskan untuk ke ruang darurat/ICU. Dia meninggal tepat pada malam hari itu. Yang mematikannya adalah memar di pantatnya, yang merupakan ujung sebuah jarum suntik yang patah ketika tertusuk masuk ke pantatnya. Hasil autopsi menyebutkan Kevin mati karena overdosis heroin. Minggu berikutnya, polisi memindahkan bola2 dari kolam bola. di sana ditemukan makanan rusak, beberapa jarum suntik lainnya, beberapa masih dosis penuh, beberapa telah digunakan, pisau2, permen yang dimakan separuhnya, diapers, kotoran, dan genangan urine.
  3. Seorang anak kecil lainnya telah bermain di kolam bola suatu restoran dan mulai mengeluh lengannya terluka. Dia juga meninggal kemudian. Ditemukan bahwa dia mendapat gigitan ular di sekitar lengan dan pantatnya. Ketika mereka membersihkan kolam bola itu, mereka menemukan sarang ular berbisa di dasar kolam bola tersebut. Anak kecil itu telah menderita sejumlah gigitan dari ular2 yang sangat berbisa.

Issue yang terjadi adalah ternyata kolam bola ternyata memiliki ancaman bahaya yang tersembunyi. Untuk mengecek kebenaran issue tersebut harus diperiksa kebenaran. Tentu saja harus ada suatu unit yang bertugas memeriksa secara lebih obyektif tentang kolam bola tersebut. Suatu usaha wisata atau rumah makan biasanya harus memiliki ijin dari dinas terkait. Pemberian ijin ini mestinya harus disertai dengan pengecekan keamanan fasilitas dari seluruh sarana dan prasarana yang ada. Bahkan jika mungkin seperti pengunjung kawasan wisata, maka tiket masuk pengunjung hendaknya dapat sekaligus termasuk asuransi perlindungan diri dari pengunjung selama ada di lokasi tersebut.

Kolam bola tentu saja sangat berbeda dengan kolam air. Kolam bola hanya berupa suatu bak atau kolam yang diisikan bola-bola kecil warna-warni. Anak-anak senang bermain di kolam bole tersebut karena dapat terapung di atas bola atau menyeruak ke dalam bola-bola. Secara alami, bola-bola yang berwarna-warni juga memberikan sensasi yang menyenangkan juga bagi anak-anak. Di kolam bola tentu saja tidak mungkin tenggelam seperti di kolam air, sehingga tidak diperlukan kemampuan berenang. Lagipula tinggi lapisan bola paling tidak sampai 1 meter. Perbedaan lain adalah kolam bola tidak bisa memberikan gambaran apa saja yang ada di dasar kolam karena bola tidak transparan seperti air. Oleh karena itu kita tidak bisa langsung tahu benda-benda apa saja yang terdapat di dalam dasar kolam, karena bisa saja ada suatu benda yang tanpa disengaja terjatuh di sana.

Bagaimana perawatan kolam bola yang hendaknya dilakukan. Tentu saja pengelola harus secara rutin misal setiap bulan atau beberapa minggu sekali untuk membersihkan kolam bola. Pembersihan yang paling mudah adalah dengan mengeluarkan seluruh bola keluar dan membersihkan dasar kolam dari bendap-benda atau kotoran yang terdapat di sana. Jika perlu jadwal pembersihan disajikan di dekat kolam bola sebagai informasi kepada pengunjung.

mandi bola

Jika telah dipastikan bahwa issue itu adalah hoax atau kabar tidak benar, berarti masyarakat perlu diinformasikan dengan lebih jelas. Dengan demikian tidak ada kesimpangsiuran berita yang menyesatkan, yang sepertinya malah justru karena persaingan usaha yang negatif. Para orang tuapun akhirnya dapat lega untuk melepas anak-anak bermain di kolam bola ini.

Intermezzo :

1. Ini saya baru saja menemukan kolam bola yang benar-benar berbahaya. Check it out !!

hiu di kolam bola

 2. Kolam bola untuk tempat istirahat. (Gambar saya kutip dari
http://images.kompas.com/detail_news.php?id=14953). Lokasi di  Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu (14/1) saat Pasar Malam Perayaan Sekaten.

 Kolam-bola 

 

 

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s