Saat diundang untuk mengisi materi pengelolaan sampah domestik bagi siswa SMP yang notabene masih usia remaja, saya harus berpikir bagaimana cara memberi pengantar yang langsung sambung dengan dunia mereka. Kalau dengan peserta yang berasal dari kalangan ibu-ibu atau bapak-bapak dari golongan usia dewasa, pengantar yang diberikan dapat berasal daari memancing pengalaman mereka sehari-hari. Usia remaja banyak diisi dengan kegiatan belajar, bermain dan rekreasi. Dari sini timbul ide setelah mengamati bahwa mereka banyak membaca buku cerita, yang salah satunya adalah bercerita tentang superhero. Selain dari buku cerita, tokoh-tokoh superhero yang banyak disajikan melalui media film kartun di televisi, film layar lebar atau tersedia dalam VCD/DVD, bahkan ada yang disajikan lewat game elektronik.

Superhero adalah tokoh rekaan yang di dalam ceritanya adalah selaku pembasmi kejahatan. Dalam menjalankan aksinya mereka selalu memiliki keterampilan dan kesekatian tertentu yang digunakan sebagai kekuatan untuk melawan tokoh antagonisnya. Dalam menjalankan aksinya ini kadang superhero juga memiliki senjata yang ampuh untuk membasmi lawan-lawannya. Selain itu superhero juga didukung dengan fasilitas kendaraan atau alat pembantu lainnya guna memudahkan mobilitas dan kemampuan mereka. Berdasarkan jenis kebiasaan atau senjata yang digunakan para superhero ini maka dapat dikenali beberapa hal yang apabila dikaitkan dengan program peduli pengelolaan sampah menjadi tidak pas. Hal ini dapat memancing rasa keingintahuan dari para peserta yang dipancing dengan soal ini.

Siapa sajakah superhero yang tidak peduli dengan program pengelolaan sampah yang berwawasa lingkungan ?
Berikut disajikan daftarnya.
1. Spiderman

spiderman

Superhero ini memiliki kemampuan dan kekuatan seperti laba-laba dengan bekal senjata jaring laba-labanya. Penggunaan jaring ini dapat dimanfaatkan untuk berayun dalam rangka berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain itu jaring ini uga cukup kuat untuk menjerat dan mengikat lawan berkelahinya. Dapat dibayangkan kalau sekali beraksi, Spiderman akan banyak meninggalkan sampah jaring laba-laba ini.
Pernah ada satu siswa yang cukup kritis, bahwa jaring laba-laba termasuk sampah organik, maka jenis sampah ini akan dapat dikomposkan. Tapi kalau diingat bahwa jaring laba-laba tersebut cukup kuat, maka kemungkinan tidak mudah untuk dikomposkan.2. Popeye

popeye

Popeye adalah tokoh kartun dengan profesi sebagai pelaut. Dalam ceritanya popeye akan berhadapan dengan lawan tetapnya yakni Brutus, dimana dia selalu berbuat jahat dan berusaha untuk merebut kekasih Popeye. Dalam pertarungannya, Popeye akan memiliki kekuatan setelah memakan daun bayam.
Permasalahannya disini adalah Popeye selalu makan daun bayam yang disimpan dalam kaleng. Dalam aksinya tersebut, ditampilkan bahwa setelah memakan habis daun bayam dalam kaleng, maka Popeye akan membuang kaleng pembungkus secara sembarangan. Coba dapat dibayangkan berapa banyak sampah kaleng yang dibuang secara sembarangan oleh tokoh ini. Kaleng bekas bayam ini termasuk sampah anorganik yang tidak mudah terurai.3. James Bond

James Bond

Agen rahasia Inggris dengan kode 007 ini merupakan jagoan yang handal. Dengan kemampuannya yang cekatan dia dapat menghabisi musuh-musuhnya dengan didukung persenjataan mutakhir, meskipun terkadang harus berkelahi secara fisik. Sayangnya dalam menjalankan aksinya itu, Bond selalu meninggalkan kondisi medan yang kacau balau apabila dilihat dari perspektif lingkungan dan cenderung menghasilkan sampah dalam berbagai bentuknya dalam jumlah yang relatif besar. Biasanya jenis sampah yang dihasilkan adalah berupa sampah anorganik.
Selain sampah dari hasil penumpasan terhadap musuh-musuhnya, Bond juga menghasilkan sampah dari hasil aksi di tempat tidur dengan cewek pendampingnya. Sampah apa hayo, coba terka ? Cuma yang terakhir ini tentu saja tidak boleh disampaikan pada saat ceramah sampah pada anak remaja lho….

Iklan

One response »

  1. […] Jangan Tiru Superhero Pembuang Sampah Sembarangan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s