bola pingpongSiapa yang tidak tahu soal bola untuk permainan tenis meja atau pingpong ? Bola tersebut digunakan sebagai fasilitas pada olahraga ini, selain meja, net, bet / pemukul. Saya kali ini menulis posting tentang bola sehubungan dengan kebiasaan bermain pingpong di asrama tempat tinggal saya sementara ini. Kalau waktu senggang, maka diisi dengan bermain pingpong ini. Bermainnya hanya untuk senang-senang saja, karena memang sepertinya tidak berbakat untuk bermain dengan baik. Terus kaitannya dengan bola pingpong yang ditanyakan itu adalah seringkali bola pingpong itu penyok karena terpukul keras atau tidak sengaja terinjak (Kan sudah dijelaskan bahwa tidak bisa bermain dengan baik, kok bolanya bisa sampai terinjak). Kalau sudah seperti ini permainan harus berhenti untuk ganti bola. Tetapi sebenarnya bola yang penyok tadi masih dapat diatasi.
Bola pingpong biasanya terbuat dari bahan plastik semacam seluloid dengan dimensi ukuran diameter 40 mm dan berat 2.7 gram. Bola pingpong harus dapat memantul dengan baik apabila dipukul dengan bet atau mengenai meja. Warna bola cukup bervariasi tergantung dari warna meja yang digunakan, dan biasanya tersedia dari warna putih, oranye atau variasi warna lain. Pada bola terdapat tanda bintang untuk menunjukkan kualitas bola tersebut.
Permasalahan yang sering dihadapi pada bola pingpong ini adalah dapat penyok atau pecah saat digunakan. Kalau sekedar penyok, ternyata masih dapat diperbaiki. Caranya dapat dilakukan dengan mudah dan dapat dikatakan sebagai trik kuno. Bola pingpong yang penyok tadi dimasukkan saja ke dalam wadh berisi air panas atau bisa juga bola disiram dengan air panas. Dalam sekejap, bagian bola yang penyok tadi akan utuh kembali dan bola dapat digunakan kembali seperti semula.
Mengapa bola tersebut dapat kembali utuh setelah terkena air panas ? Pertama karena bola terbuat dari bahan yang elastis dan lentur tetapi kuat, sehingga saat penyok bola biasanya tidak sampai pecah, kecuali memang kasus terinjak atau kasus lain. Bentuk benda yang berbentuk bola juga menyebabkan kestabilan bentuk bahan. Yang paling utama adalah karena di dalam bola pingpong juga berisi gas atau udara yang berfungsi untuk memantulkan bole dengan baik saat digunakan. Gas inilah yang menyebabkan pada saat bola kontak dengan air panas di bagian luar, akan mengembang dan menekan dinding permukaan bola. Akibat tekanan tersebut maka dinding bola akan terdesak dan menyebabkan bola kembali utuh.
Selamat bermain !

 KKA Unimap

Intermezzo :
Kasus 1 : Kalau bola pingpong yang digunakan ternyata pecah, tidak penyok, maka harus dilakukan cara lain ?
Cara yang paling mudah dengan dengan menggunakan bantuan kertas. Kalau menggunakan uang kertas akan lebih baik lagi, yakni tinggak bawa saja uang kertas itu ke toko olahraga dan tukarkan dengan bola pingpong yang baru.
Apakah dengan kertas lain juga bisa ? Tentu saja bisa, caranya kumpulkan kertas-kertas bekas dan pisahkan dari sampah jenis lain. Kalau sudah terkumpul banyak, jual kertas ini ke pengempul dan hasil uang penjualannya ditukar ke toko olahraga dengan bola pingpong. Bola yang utuh tentunya.

Kasus 2 : Kalau saat bermain, ternyata bola pingpongnya masuk ke dalam gentong yang dalam dan tangan kita tak cukup panjang untuk meraihnya, bagaimana cara mengambilnya ?
Caranya ada dua juga. Cara pertama adalah adalah cara bodoh yakni gentong dipecah saja. Cara yang kedua adalah dengan jalan menonton TV sampai sampai ada iklan biskuit anak-anak untuk kecerdasan. Kasus yang dialami hampir sama. Setelah itu tinggal ditiru saja cara mereka dengan mengambil selang air dan mengisikan gentong tersebut dengan air sampai bola naik dan dapat diraih tangan. Cuma kalau cara kedua ini yang dipilih oleh orang dewasa, sepertinya malah cara yang lebih bodoh dari cara pertama di atas.

pingpong di asrama 

 

 

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s