Melaksanakan riset kolaborasi sering dilakukan peneliti dengan melibatkan beberapa pakar dari berbagai institusi riset atau universitas. Termasuk dalam hal ini di grup tempat saya studi saat ini melakukan kolaborasi dengan Universiti Selangor (Unisel). Pada bulan Juni kemarin, untuk tahap konsolidasi riset dan diskusi kami perlu berkunjung ke sana. Kalau ditengok di leaflet universitas ini berlokasi di kota Bestari Jaya, namun kalau dilihat di peta, nama kota ini tidak dijumpai (maklum peta lama), yang ada adalah nama Batang Berjuntai. Langsung terbersit pikiran yang mengundang senyum tipis saat melihat nama kota ini dan membayangkan asal muasal nama kota ini.

Kalau dipikir awal, mestinya kemungkinan pada dahulu saat kota ini dibuka terdapat batang yang tampak menjuntai. Atau jangan-jangan kiasan untuk ada sesuatu yang mirip atau menyerupai batang dan kemudian terlihat menjuntai. Kalau hal terakhir ini yang benar, maka tentu saja mirip barang pribadi para lelaki yang terlihat. Tidak percaya ? Coba saja untuk para laki-laki perhatikan milik pribadi masing-masing, mestinya terlihat menjuntai kan ? Kalau untuk para perempuan, ya tengok saja punya suami masing-masing. Kalau untuk para gadis yang belum bersuami, aduh… bagaimana ya… saya tidak bisa memberikan saran. Pikirkan saja sendiri dulu sampai tiba saatnya nanti membuktikan.

Lokasi ini terletak di negeri Selangor bagian Utara, dekat dengan Tanjung Malim yang terletak di perbatasan dengan negeri Perak. Kawasan ini seperti halnya banyak lahan lain di semenanjung Malaysia merupkan lahan kelapa sawit yang sangat luas. Setelah Unisel dibangun di sana, kabarnya penggunaan nama yang membuat risih sebagian orang ini kemudian diusulkan untuk diganti. Nama yang kemudian digunakan adalah Bestari Jaya. Yang jelas tidak tahu apakah saat ganti nama ini harus pakai upacara selametan bubur merah putih atau tidak.

Akhirnya dengan nama baru ini, apakah masih ada yang tampak berjuntai ? Silakan ditengok saja.

Saat saya berkunjung ke sana, tentu saja pemandangan kanan-kiri didominasi dengan perkebunan kelapa sawit saja. Kalau batang pohon ini tentu saja menjulang ke atas tidak ada yang menjuntai. Kalau ada batang pohon kelapa sawit yang menjuntai itu mungkin karena terkena penyakit ganoderma yang menggerogoti batang sehingga pohon akan tumbang.

Di Batang Berjuntai eh… Bestari Jaya ini akhirnya setelah sampai di Unisel kami berjumpa dengan kolega profesor saya. Ternyata beliau saat ini merupakan Naib Canselor di universitas ini sehingga cukup sibuk sekali. Namun di sela kesibukannya, beliau masih sempat banyak berdiskusi dan menjamu kami nasi lemak khas sana yang cukup sedap juga. Nasi lemak lengkap dengan ikan bilis, telur dan gorengan paru. Setelah diperoleh beberapa kesepakatan dan rencana program riset yang disetujui, kami pun minta diri.

Bagi saya ada hal lain yang bermanfaat yakni dapat berjalan-jalan ke berbagai wilayah lain di negeri orang ini dengan tidak perlu keluar biaya pribadi. Kalau yang khusus lagi adalah dapat menghilangkan rasa penasaran karena sudah tercapai juga keinginan untuk mencari dan mengintip batang berjuntai ini, yang ternyata sudah tidak ada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s