Nama suatu kota atau kampung seringkali dihubungkan dengan asal muasal atau peristiwa yang terjadi di masa pendirian wilayah tersebut. Baru-baru ini saya datang ke suatu kampung dengan nama yang khas dan berasal dari suatu fakta unik yang dijumpai di kampung tersebut. Nama kampungnya adalah Kubur Panjang.

Saya dan Amri datang diajak teman pergi bertiga ke Kubur Panjang ini naik mobil. Teman saya, Mokhzani tinggal di kampung sebelah Kubur Panjang ini jadi tahu tentang riwayat pemberian nama kampung ini. Lokasi daerah ini adalah masuk negeri Kedah sekitar 30 km dari Alor Setar. Sesuai namanya maka memang di sini terdapat satu makam yang berukuran panjang. Pertama datang ke arah lokasi harus melewati jalan aspal yang melewati petak kebun karet dan diselingi sawah padi. Makam yang dituju terletak di tepi jalan dalam satu kompleks pemakaman melayu. Komplek makam dikelilingi tembok dengan luas sekitar 500 meter persegi.

Setelah memarkir mobil, kami pun turun masuk ke area makam. Dalam hati tentu saja spontan mengucap salam buat ahli kubur yang dimakamkan di sana. Sebenarnya sih area makam tidak terlihat angker, karena lokasi area makam dikelilingi rumah penduduk dan di seberang jalan ada komplek pertokoan orang Cina. Di makam juga tidak ada pohon yang berukuran cukup besar. Dari pintu gerbang makam kemudian tanpa ada petunjuk khusus tapi memang pandangan akan langsung terpaku pada satu petak yang kosong dan memanjang. Ternyata itu memang yang dimaksud dengan kuburan yang panjang itu. Makam itu, seperti halnya kuburan melayu lainnya tidak diberi cungkup, hanya ditandai dengan dua buah batu nisan. Batu nisan yang digunakan juga hanya batu biasa bukan batu nisan yang memiliki ornamen. Ukurannya memang benar-benar panjang untuk ukuran normal yakni sampai sekitar 7 meter. Pantaslah disebut sebagai kubur panjang karena memang kuburan itu berukuran panjang.

Dari cerita Mokhzani, disebutkan bahwa memang orang di daerah itu tidak tahu siapa yang ada di makam itu, bisa juga bukan siapa tapi apa. Dari sejak kecil memang makam itu sudah ada. Ya sudah tentu saja kita percaya saja tidak perlu membantah.

Saat pulang, jadi teringat email hoax yang pernah saya terima tentang penemuan arkeologis berupa tulang belulang orang dahulu yang berukuran raksasa. Gambar-gambar tentang penggalian arkeologis dari para peneliti dengan obyek tulang dari manusia jaman dulu dengan ukuran yang jauh lebih besar dari ukuran manusia jaman sekarang. Tetapi kemudian diketahui gambar-gambar itu ternyata adalah foto palsu yang diolah dengan menggunakan software adobe photoshop. Kembali pada masalah kubur panjang itu sempat juga saya bertanya-tanya kalau memang itu bukan asli terus hal apa yang dapat menyebabkan hal itu berada.

Jawaban atas pertanyaan tersebut kira-kira muncul mulai dari hal yang logis sampai yang mengada-ada. Dari pengamatan dan perkiraan maka yang mungkin adalah sebagai berikut :

  1. Kuburan itu sebenarnya tadinya adalah dua makam yang persis terletak dalam posisi satu baris lurus. Kemudian karena suatu hal, kedua batu nisan yang terletak di tengah-tengah hilang atau bergeser. Selanjutnya yang tampak maka akan menjadi satu makam dengan ukuran menjadi lebih panjang.
  2. Kemungkinan lain adalah liang dibuat untuk diisi dengan jenazah lebih dari satu. Karena alasan-alasan tertentu, seringkali dibuat dua atau lebih jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat. Tetapi yang aneh mengapa dibuat memanjang dan bukan menyamping, karena upaya penggalian liang kubur kalau menyamping biasanya lebih mudah.
  3. Yang dikubur di situ bukan manusia biasa, melainkan obyek yang memang berukuran panjang. Kalau di komik Indonesia ada superhero Pangeran Melar yang bisa berubah memanjang, tetapi ya jelas ini tidak mungkin. Jadi kemungkinannya adalah obyek ini adalah hewan berukuran panjang seperti ular atau buaya. Perlu diketahui bahwa di daerah ini banyak dijumpai hewan ular yang kadang berukuran cukup besar dan panjang juga. Hal ini cukup logis juga karena bentuk makam itu memang memanjang, kalau memang ada manusia raksasa tentunya lebar makam akan menyesuaikan, tetapi lebar makam ini biasa-biasa saja.
  4. Alternatif lain, isi liang lahat tersebut adalah benda pusaka yang oleh pemiliknya sudah tidak dikehendaki lagi, maka jalan terbaik adalah dengan dimakamkan. Pusaka berupa tombak atau lembing mungkin saja merupakan benda yang dimakamkan di dalam kubur panjang ini.

Tetapi benar tidaknya kubur panjang itu tentu saja wallahu a’lam. Untuk membuktikan tentu saja harus dilakukan penggalian untuk mengetahui fakta yang sesungguhnya. Bisa jadi ternyata malah kubur panjang itu tidak ada isinya sama sekali. Tetapi karena memang tidak urgen ya biarlah cerita itu tetap berlangsung, lagipula sudah dijadikan monumen, dengan digunakannya sebagai nama bagi kampung itu.

Selamat tinggal, Kubur Panjang. Lain waktu jalan-jalan kemana lagi ya ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s