Setiap hari saya dan kita semua mesti dipastikan mandi untuk membersihkan tubuh dan yang rutin mestinya dua kali sehari. Saat mandi ini kita menggunakan sabun yang digunakan untuk membantu menghilangkan kotoran yang menempel di kulit. Saat ini banyak dijumpai produk sabun mandi padat dan sabun mandi cair yang banyak diperdagangkan dan dapat kita beli di banyak tempat. Ternyata soal sabun ini juga ada beberapa hal yang jadi masalah dan dapat menjadi pencemaran lingkungan. Kita perlu peduli untuk kepentingan lingkungan dan jika mungkin menguntungkan kita dalam hal penghematan.

Sabun tipis jangan dibuang.

Kalau anda menggunakan sabun mandi yang padat, mestinya sering menjumpai masalah seperti yang sering saya temui juga. Setiap kali sabun mandi digunakan, lama kelamaan akan menipis dan pada suatu waktu akan susah untuk digunakan sewaktu digosokkan ke tubuh. Hal ini dapat terjadi karena sabun sudah semakin tipis sehingga sukar untuk dipegang dan digosokkan ke tubuh. Kalau sudah seperti ini tindakan apa yang anda lakukan ?

Mungkin kalau anda berpikir praktis, tentu saja sabun ini dapat dibuang saja ke tempat sampah. Toh sabunnya sudah tipis dan kecil. Habis itu sudah dan tidak menjadi masalah. Tetapi kalau anda peduli lingkungan dan juga dapat sedikit berhemat maka ada langkah yang dapat anda lakukan.

Cara pertama adalah dengan memanfaatkan sabun tipis itu untuk digunakan di toilet dan biasa digunakan untuk membasuh tangan setelah membilas. Hal ini juga dapat digunakan di tempat mencuci piring, untuk mencuci tangan setelah kegiatan mencuci piring atau memang saat mencuci tangan setelah berbagai kegiatan lain.

Cara kedua itu bisa dipraktekkan kalau anda biasa menggunakan sabun padat dari jenis yang sama terus menerus, maka sabun yang sudah tipis ini dapat ditempelkan ke sabun yang baru. Caranya kedua sabun dibasahi terlebih dahulu atau pada saat mandi membasuh dengan sabun maka saat kedua sabun telah basah dapat ditempelkan. Tepi sabun yang sudah tipis dapat ditekan untuk membuat lebih menempel. Setelah ini sabun dapat digunakan tanpa ada bedanya. Sebenarnya kalau sabunnya berbeda warna dan jenisnya tidak sama sih tidak masalah, cuma terus warnanya yang jadi belang.

Cara berhemat dengan sabun padat yang lain, saya temukan dari blog ini. Tujuannya sama sebenarnya dengan langkah di atas, yakni dengan memanfaatkan sisa sabun yang telah tipis dan ditempelkan dengan sabun yang baru. Cuma caranya yang berbeda, yakni sabun baru dibelah terlebih dahulu dan kemudian sabun yang tipis diletakkan di tengahnya. Setelah itu kedua belahan sabun ditempelkan kembali.

Sabun tipis dari oralalikaroaku.blogspot

Kalau anda menggunakan sabun cair maka penghematannya adalah dapat dilakukan dengan memilih kemasan besar dan jenis produk yang dapat diisi ulang. Jika bahan dalam wadah sudah menipis maka ke dalam wadah dapat diisi kembali dengan bahan isi ulang tersebut. Atau jika akan dibuang, saat sudah menipis, maka ke dalam botol dapat diisi dengan air dan dikocok sehingga sisa produk akan terencerkan. Air yang dimasukkan secukupnya saja sehingga nantinya sisa sabun encer dapat keluar dan masih dapat digunakan untuk terakhir kalinya.

Alternatif yang saya kemukakan di artikel ini sebenarnya sudah banyak orang melakukannya. Saya hanya mencoba menulis kembali untuk merangkum beberapa tindakan memanfaatkan sisa sabun mandi padat yang sudah menipis ini daripada dibuang begitu saja. Semoga bermanfaat.

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s