Pengertian servis dalam bahasa Indonesia, khususnya di lingkungan tempat saya adalah terkait dengan upaya perbaikan barang atau mesin oleh tenaga ahlinya. Sebagai pengguna sebenarnya dapat saja merawat atau memperbaikinya tetapi hal ini belum termasuk pengertian service yang mencakup perbaikan dan pergantian suku cadang. Barang-barang yang biasa dikenakan pada proses service ini antara lain adalah barang-barang elektronik, arloji atau kendaraan bermotor. Barang-barang seperti ini dapat mengalami kerusakan atau performanya mengalami penurunan fungsi. Pada saat kondisi seperti inilah maka diperlukan proses service terhadap barang tersebut. Proses service dapat dilakukan oleh montir atau tukang yang memang ahli dan berpengalaman untuk menangani perawatan dan perbaikan barang tersebut.

Saya menjumpai satu obyek yang menarik terkait dengan penggunaan istilah servis ini (lokasi di Jl Wates km 4.5 Yogyakarta). Pada gambar terlihat bahwa servis ditawarkan juga untuk masalah rambut. Memang maksudnya tentu saja adalah untuk sarana promosi yang unik guna memancing para pelanggan. Tentu saja hal ini tidak salah, karena pada dasarnya rambut yang bermasalah dan untuk itu perlu dirawat yakni dengan jalan dipangkas dan dirapikan. Kalau sudah diservis maka harapannya sang pemilik rambut akan merasakan penampilan dengan potongan rambut baru sehingga terkesan rapi dan mungkin bertambah cakep.

Papan nama tukang servis rambut di Jl. Wates Yogyakarta

Papan nama tukang servis rambut di Jl. Wates Yogyakarta



Mungkin papan iklah tersebut bagi sebagian orang terasa janggal atau malah lucu jika digunakan untuk masalah potong rambut karena memang tidak umum. Akan tetapi kalau dilihat dari makna asal kata service dalam bahasa Inggris, tentu saja malah sudah benar. Artinya adalah melayani. Jadi jasa yang ditawarkan oleh tukang potong rambut itu adalah melayani konsumen terkait urusan potong rambut. Kalau yang terjadi di Indonesia, makna service ini yang kemudian berkembang sebagai perawatan dan perbaikan barang-barang tertentu saja.

Kalau mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, maka istilah servis memiliki pengertian :

  • [n] pelayanan; layanan
  • [n Olr] pukulan permulaan untuk memainkan bola (dl permainan bola voli, tenis, tenis meja, bulu tangkis)
  • [n] seperangkat perabot (makan, minum)

Kalau merujuk pengertian di atas maka memang servis sebagai kata benda. Masih dalam KBBI juga disebutkan istilah lain terkait servis yakni servis pukulan dan servis makanan. Servis makan berarti layanan berupa makan(an), sedangkan servis mobil adalah tempat layanan kerusakan (pemeliharaan, pembersihan, dsb) mobil.

Istilah servis yang bermakna lain adalah saat digunakan untuk cabang olahraga seperti bulu tangkis, tennis atau bola volley. Servis diartikan sebagai tindakan oleh pemain yang pertama memulai pukulan sehingga pertandingan dapat berlangsung. Kalau istilah ini yang ditujukan pemain untuk memukul bola pertama kalinya adalah berasal dari kata serve, tetapi kemudian diterjemahkan secara bebas dengan menggunakan servis.

Makna servis yang berarti melayani ini ternyata juga mengalami perluasan makna lagi. Kalau ada kawan atau tamu, maka sebagai tuan rumah hendaknya memberikan servis yang baik kepada para tamu tersebut. Servis ini berupa jamuan makan atau sekedar menemani bercakap-cakap atau berjalan-jalan.

Lain lagi kalau untuk tamu yang lebih dari sekedar kawan, bisa berupa atasan atau pejabat yang lebih tinggi. Servis untuk tamu ini bermakna lebih luas lagi yakni menjamu secara lengkap, mulai menyediakan akomodasi dan konsumsi, menemani perjalanan, bahkan memberi uang saku atau sekedar uang perjalanan. Bahkan kadang sudah bukan rahasia lagi untuk kalangan tertentu bahwa servis ini termasuk menyediakan layanan teman penghibur untuk acara karaoke atau teman tidur saat bermalam.

Sebagai penutup maka mengacu pada anjuran tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, maka dalam konteks ini lebih baik kita menservis orang daripada diservis orang. Jadi ditunggu nih, siapa yang mau menservis saya nih ???

Tertarik baca tulisan lain ? klik saja link berikut untuk menuju blog kami :

Iqmal Tahir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s