Tanggal sembilan belas agustus dua ribu sepuluh, hari Kamis ini,
Saat tepat sekian tahun yang lalu kau dilahirkan ke bumi,
Seharusnya ada yang menemanimu saat-saat mengenang seperti ini
Namun aku hanya bisa menunda baru bisa besok-besok lagi

Dari jauh di sini, belum ada kado yang terkirim,
Mungkin kado kecil ini yang aku posting,
Maafkan jika tetap tidak seperti yang kau harap,
Hanya gambar permen yang dapat terlihat.

Mungkin yang lalu ada yang mebuat hati sakit,
Ke depan kuharap tak kuulangi

Isteri dan ibu anak-anakku hanya engkaulah,
Pendamping saat suka dan duka

Nanti malam tetaplah sabar menanti hari esok, jangan gundah,
Nikmatilah malam ini tanpa keluh kesah

Masih ada permen tersisa di saku,
Sekedar buat ungkapan kalbu,

Jadi terasa kelu saat sesak rasa rindu
Saat mengirim permen terakhirku

Iqmal Tahir

Iklan

6 responses »

  1. ari berkata:

    Hu..hu..hu… nangis nih..makasiiiiih.. ya yang… ucapannya . Salam maaf jg jika ada salah kata atau prasangka selama ini… disertai doa yang tak putus2 jg utk kelestarian kerukunan dan cinta kt.

  2. Astuti berkata:

    ikut terharu.. Pak Iqmal & Ibu,, smoga sehat, bahagia dan langgeng selalu.. salam kangen untuk ninna & aa ^^

  3. b d' ima berkata:

    romannnnnn……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s