Di balik suatu bencana selalu ada saja upaya katarsis untuk sarana menghibur diri sendiri dari kejenuhan atau mencari sedikit kompensasi dari bencana tersebut. Hal ini juga seperti yang saya amati saat melihat kejadian bencana banjir di daerah Kangar, Perlis, Malaysia ini. Tulisan terkait banjir ini dapat dibaca juga di sini.

Saat melihat banjir datang melanda wilayah tempat tinggal sementara saya saat ini, terbersit perasaan aneh juga sewaktu banyak melihat banyak orang melakukan kegiatan mencari ikan. Segera setelah kejadian banjir melanda, banyak orang menjala ikan di tepian sungai atau di genangan sawah-sawah. Keesokan harinya mulai banyak orang yang memancing ikan di berbagai tempat.

Kesempatan memancing ikan saat banjir.

Orang yang memancing ini bukan sembarangan dan dari berbagai kalangan. Hal ini ditandai dari kendaraan yang mereka gunakan, ada yang naik motor, naik mobil dari berbagai jenis. Tidak saja didominasi oleh para laki-laki dewasa, tetapi juga para perempuan dan anak-anak pun ikut memancing ikan. Mereka datang ke tempat yang diduga banyak ikannya. Dengan joran yang berukuran cukup panjang mereka mantap sekali memancing ikan.

Memang sih seperti halnya terjadi di tanah air kalau banjir melanda akan banyak kolam ikan yang terkena sehingga berakibat banyak ikan lepas terbawa air banjir. Beberapa orang akan berusaha menangkap ikan ini terutama untuk dikonsumsi sendiri. Kalau di sini, sebenarnya tidak ada penduduk yang memelihara kolam ikan, sehingga sebenarnya tidak banyak ikan yang lepas terbawa air banjir. Dapat diduga ikan-ikan ini adalah ikan liar yang berasal dari sungai atau tasik yang berada di bagian hulu untuk kemudian terbawa air banjir ke daerah hilir.

Pergi menangkap ikan...mudah-mudahan dapat banyak.

Menjala ikan di tepian sungai saat banjir.

Saya sendiri tidak mengetahui jenis ikan apa yang diperoleh dari hasil tangkapan ini. Kemungkinan ikan liar seperti ikan nila atau ikan sungai lainnya.

Kalau dari sisi tangkapan, saya duga juga tidak sebanding dengan waktu dan upaya untuk menangkap ikan yang dilakukan. Namun mungkin juga kalau dibandingkan sebagai sarana hiburan daripada jenuh menunggu air surut, maka hal ini dapat dimaklumi. Rekreasi gratis seperti ini pun perlu dimanfaatkan.

Selamat memancing…
Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s