Untuk membuat tertib lalu lintas telah banyak dilakukan dengan jalan preventif melalui rambu-rambu lalu lintas. Rambu ini dipasang sebagai peringatan informasi, larangan, serta anjuran untuk mematuhi ketertiban demi kelancaran dan keselamatan pengguna kendaraan selama di jalan raya. Sering kali banyak petugas polisi juga diterjunkan untuk pengawasan rutin di pos jalan raya atau berpatroli menggunakan kendaraan dinas. Dari sini mestinya akan muncul kedisiplinan dan kepatuhan pengguna kendaraan.

Di Indonesia, selain polisi yang ditugaskan untuk mengatur langsung di jalan raya, ternyata juga diterjunkan juga anggota ‘polisi’ khusus. Polisi yang saya sebut terakhir ini bukan polisi yang sesungguhnya melainkan berupa patung polisi yang dibuat dalam ukuran mendekati sebenarnya. Patung polisi ini dipasang di beberapa tempat strategis seperti perempatan jalan atau simpang lainnya. Dari jauh oleh pengendara akan dilihat sebagai seorang petugas polisi sebenarnya yang sedang bertugas. Pembaca juga boleh mengenal patung polisi ini, dari badge namanya yang tertulis nama Wibawa. Coba terka pangkatnya apa hayo ?

Keberadaan patung polisi ini pernah membuat cerita lucu seperti keheranan orang dan kesalahpahaman. Kalau sedang hujan, pengendara boleh heran kalau sebelumnya tidak tahu, kok bisa ada polisi tetap bertugas di pinggir jalan tanpa mengenakan mantel hujan. Pernah juga ada pengendara yang tersesat dan ingin tahu arah, dengan spontannya dia bertanya pada patung polisi tersebut. Masih banyak cerita lain tentang keberadaan patung polisi ini sebenarnya.

Lain ladang lain belalang, lain negara lain ceritanya pula. Di Ceko muncul berita baru terkait tentang keberadaan sosok tiruan polisi lalu lintas yang dipasang di tengah jalan. Keberadaan tiruan ini bukan dari patung melainkan menggunakan gambar dengan bahan papan kayu (cardboard). Gambar polwan berambut pirang yang ditaruh di pinggir jalan itu dibuat sangat mirip dan memiliki ukuran asli seorang manusia. Polisi seksi itu mengenakan pakaian dinas polisi dengan rompi berwarna kuning serta topi polisi. Sosok yang digambarkan adalah berupa polisi wanita dengan seragam rok mininya. Cukup seksi lah untuk dilihat para pengguna jalan.

Cardboard bergambar polwan cantik di Ceko.

Memang seksi ? Kok tahan ya di musim salju gitu...

Baru-baru ini keberadaan polwan tiruan ini memancing protes dari para pengendara lalu lintas. Hal ini ternyata karena malah berakibat banyak kecelakaan di sekitar lokasi patung polwan ini dipasang. Memang sih pemasangannya dilakukan pada musim yang tidak tepat. Saat ini dimana musim dingin sedang berlangsung di negara itu dan dimana-mana banyak salju. Pemandangan polwan dengan rok pendeknya tentu saja menjadi aneh dan mengundang perhatian orang, termasuk para pengemudi kendaraan. Akibatnya mereka akan mengalihkan konsentrasinya sehingga mungkin menyebabkan kendaraan mereka lengah dan menabrak sesuatu.

Tak ayal, banyak pengendara yang melirik patung ini ketika melewati persimpangan. Hal inilah yang kemudian mengundang celaka. Seperti dilansir Autoevolution, angka kecelakaan di persimpangan yang dijaga patung polisi seksi itu diketahui malah meningkat hingga dua kali lipat. Hal ini akibat konsentrasi para pengendara yang teralihkan karena melihat wanita berpakaian seksi di musim dingin sekarang ini.

Menanggapi banyak keluhan warganya, kepolisian Ceko tetap mengelak dengan mengatakan kalau langkah mereka benar. Dengan keberadaan gambar wanita seksi di pinggir jalan para pengemudi dipastikan akan mengurangi kecepatannya untuk melirik walau sebentar.

Jalan licin kok yang bikin celaka.

Jadi mau dicoba juga cara ini di tempat kita. Tapi daripada memasang patung polwan mending lebih banyak lagi direkrut polisi wanita untuk menjadi polisi lalu lintas. Sebagian dari mereka ditempatkan untuk menggantikan tugas pengaturan di jalan raya. Mungkin ini jauh lebih baik dan sesuai dengan tugas yang bersifat padat karya.

Polwan cantik

Hanya saja kasihan juga ya kalau dibayangkan wajah cantik mereka akan terkena debu dan asap knalpot kendaraan. Make up muka yang sudah terpoles halus bisa-bisa luntur semua bersimbah keringat yang mengucur di muka akibat panas di jalanan itu. Ya sudahlah biarkan saja pak Wibawa saja yang bertugas dulu.

Patung polisi di Indonesia

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s