Saya sering nulis artikel tentang pengelolaan sampah khususnya dengan pendekatan 3R (reduce, reuse, dan recycle) karena pernah aktif di PSLH UGM. Waktu itu sempat juga diundang untuk menjadi narasumber pada beberapa seminar dan pelatihan. Gara-gara itu jadi sering ditanya tentang pengelolaan dan termasuk di dalamnya adalah pengolahan sampah dan berbagai macam jenis limbah.

Baru-baru ini saya ketemu batunya karena tidak dapat memberikan solusi secara cepat untuk pengolahan dan pemanfaatan salah satu jenis sampah di masyarakat. Saat ini banyak sekali penjual kelapa muda atau degan di berbagai bilangan tempat, baik yang menjual khusus kelapa muda ataupun menjadi satu dalam tempat makan / restoran. Termasuk juga di berbagai tempat wisata baik di pegunungan, waduk, pantai, selalu ada saja yang menjual kelapa muda bagi para pengunjung tempat wisata tersebut. Kelapa muda  tentu saja dijual hanya meliputi air kelapa yang segar dan daging buah kelapanya yang masih lunak. Terus kemudian akan menghasilkan sisa buangan bagian buah kelapa yang akan menjadi limbah. Kalau ditanya kira-kira pemanfaatan dari limbah kelapa muda ini untuk apa, menjadi hal yang tidak mudah dijawab.

Limbah kelapa muda yang menumpuk dari para penjual es degan.

Kalau kelapa tua, hampir seluruh bagian buahnya meliputi air, daging, tempurung, sabut dan bahkan tangkai buahnya pun dapat dimanfaatkan. Skripsi saya dulu pun menggunakan tempurung kelapa yang diproses dengan jalan destilasi kering sehingga dihasilkan produk asap cair dan karbon aktif. Kalau kelapa muda, ini yang perlu menjadi kajian. Mau diolah macam kelapa tua, jelas memiliki sifat dan komposisi bahan yang berbeda.

Tempurung buah kelapa muda relatif masih lunak dengan komposisi lignin atau hemiselulosa yang jauh lebih kecil daripada tempurung kelapa tua. Demikian juga sabut kelapa masih lekat tidak mudah diuraikan. Apabila akan digunakan sebagai bahan bakar, kandungan air dalam bahan masih cukup tinggi. Limbah ini juga berukuran besar dan cukup keras kalau dibuat menjadi potongan kecil-kecil.

Kelapa muda yang dijajakan di tempat wisata. (lokasi : pantai Baron, Gunungkidul)

Makan eh... minum kelapa muda (lokasi : pantai Kwaru, Srandakan, Bantul)

Setelah diambil daging buah yang tipis, akan menyisakan limbah yang relatif besar kuantitasnya. Dapat dimanfaatkan untuk apa ya ?

Saat ini yang saya lihat, limbah buah kelapa muda kebanyakan dibuang begitu saja. Limbah ini dibuang dan ditumpuk untuk meninggikan tanah. Hal ini dapat dilakukan oleh penjual yang masih memiliki lahan atau di sekitarnya terdapat bagian tanah yang dapat digunakan untuk membuang. Kalau bagi penjual yang berada di daerah kota yang tidak memiliki lahan, ada sistem kerjasama dengan pemasok kelapa muda, untuk ikut mengambil kembali limbah tersebut. Bagi penjual dengan omset yang besar akan memerlukan jumlah kelapa mudah yang banyak dan tentunya juga akan menghasilkan limbah kelapa yang besar pula. Hal ini tentu akan menjadi permasalahan tersendiri nantinya.

Limbah kelapa ini tidak mungkin untuk dibuang ke tempat sampah sementara, karena dari sisi berat akan menjadi beban dan termasuk juga dari sisi ukurannya yang memerlukan ruang sendiri. Limbah kelapa muda meskipun tergolong bahan sampah organik, tetapi untuk dibuat menjadi kompos juga jelas kurang efisien. Hal ini karena sifat bahan yang sudah keras dan tidak mudah terurai oleh mikroorganisma.

Dari sekian alternatif maka yang paling mungkin tentu saja adalah digunakan sebagai bahan bakar. Caranya adalah limbah bagian buah kelapa muda ini dijemur lagi menjadi kering. Hal ini mungkin memerlukan waktu berminggu-minggu. Setelah itu bahan yang mungkin sudah kering dipecah dan dipotong menjadi kecil-kecil. Setelah dikeringkan lagi hal ini baru dapat dijadikan sebagai bahan bakar.

Mobil penjual kelapa muda untuk membuang limbah.

Mobil penjual kelapa muda untuk membuang limbah.

Penggunaan bahan bakar dari limbah kelapa muda ini mungkin cocok untuk pembakaran genteng, batu bata, atau keramik. Penggunaannya mungkin perlu dicampur dengan bahan bakar lain seperti kayu dan bahan lain guna memudahkan proses pembakarannya.

Saya sendiri termasuk berkontribusi menghasilkan limbah kelapa muda ini, karena termasuk penghobby membeli dan makan buah kelapa muda ini. Kalau membeli buah kelapa muda untuk dimakan di rumah, yang sering saya hanya minta diambil air dan daging buahnya untuk dibungkus plastik (wah malah menambah sampah plastik nih). Kalau buah kelapa muda dibawa utuh maka akan menyebabkan keranjang sampah menjadi bertambah berat dan penuh dengan limbah buah kelapa muda ini. Kasihan petugas sampah yang akan mengambil dan membuang sampah ini.

Jadi itu ya mungkin yang dapat saya sampaikan untuk mengatasi permasalahan limbah kelapa muda ini.

Iqmal Tahir

Iklan

16 responses »

  1. […] yang banyak adalah sisa buah kelapa muda (Ada juga tulisan saya soal limbah kulit kelapa muda, baca di sini atau yang ini). Namun untuk kelapa muda ini sepertinya  kurang bagus untuk dimanfaatkan menjadi […]

  2. ipung berkata:

    jadi sampai saat ini masih belum ada solusi yang pas dan mempunyai nilai ekonomi dalam pemanfaatan limbah kelapa muda?

  3. Thankyou for sharing this information. Sangat bermanfaat mas, 🙂

  4. catur berkata:

    makasi infonya mas.. aku juga masi nyari informasi masalah limbah kelapa muda agar bisa bernilai ekonomi..

  5. massay berkata:

    sapa yg butuh di daerah jawa timur or gresik, qw punya stok batok kelapa
    085607535536

  6. indah r berkata:

    ayo mas cari inovasi nya kita butuh nih

    • Iqmal berkata:

      Hehe…inovasi apa ya ? paling ya itu untuk dikeringkan dijadikan bahan bakar… soalnya untuk bahan kerajinan juga bahannya masih banyak mengandung air, cepat berjamur…

  7. supriyanto berkata:

    jadi belum ada penemuan trbaru ya,,,?

    • Iqmal berkata:

      hehehe… bukan penemuan tapi pemanfaatan konvensional, hanya dikeringkan untuk bahan bakar….ada yang punya ide baru gak nih ?

  8. zaky berkata:

    saya tukang kelapa memiliki satu pulazu yang 20 hektar yang di tanami kelapa tp hasil di daerah ku dengan pengolahan tsb blim memadai nilai ekomomis

  9. […] Limbah kelapa muda yang terbuang | (new) iqmal tahir's blog […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s