Tahun baru di rumah sewa yang baru agak merana juga. Seperti halnya tahun baru kemarin aku tetap di Kangar sini tidak pulang ke Indonesia. Kalau tahun baru teman penghuni rumah padha balik kampung, maka aku sendirian di rumah. Tahun baru inipun ternyata juga aku sendirian lagi. Teman yang satu ke KL untuk tahun baru-an di sana, yang satu bersama saudaranya pergi ada acara sendiri.

Kalau soal di rumah, sebenarnya aku juga tidak terlalu masalah. Saat ini banyak hal yang bisa kukerjakan sendiri. Kalau tidak menulis catatan pustaka untuk keperluan riset, bisa juga menulis artikel untuk blog. Sekarang lumayan juga beberapa tulisan di blog, hanya saja belum terlalu fokus sih untuk dibuat menjadi satu buku. Nantilah kalau sudah selesai S3.

Sekedar pengisi waktu di rumah, kalau senggang tentunya adalah menonton teve. Dengan adanya Astro maka lumayan bervariasilah program tayangan teve yang dapat ditonton. Tahun baru inipun aku habiskan dengan jalan menonton teve seharian. Kebetulan saat itu ada tayangan film serial CSI yang merupakan favorit.

Poster CSI - Crime Scene Invetigation

Poster CSI - Crime Scene Invetigation

Jadi mulai dari jam 8 pagi sampai jam setengah 3 sore praktis berada di depan teve untuk melihat tayangan film ini. Tidak percaya, coba lihat nih jadwalnya. Untuk yang disiarkan mulai jam tiga itu ulangan dari film yang diputar paginya, jadi sudah tidak saya tonton lagi. Pokoknya marathon menonton parade film CSI ini.

08.00-08.50 : CSI

08.50-09.45 : CSI

09.45-10.40 : CSI

10.40-11.35 : CSI Miami

11.35-12.30 : CSI Miami

12.30-13.25 : CSI NY

13.25-14.20 : CSI NY

14.20-14.50 : Ebuzz

14.50-15.45 : CSI

15.15-16.40 : CSi

16.40-17.30 : CSi

17.30-18.25 : Csi Miami

18.25-19.20 : CSI Miami

19.20-20.15 : CSI NY

20.20-21.15 : CSI NY

Film CSI atau lengkapnya Crime Scene Investigation. Film serial ini disutradarai oleh Jerry Bruckheimer yang memang terkenal akan tangan dinginnya untuk berkreasi membuat film-film bermutu dan layak tonton. Film CSI dikemas dalam empat serial yakni CSI, CSI: Vegas, CSI: Miami dan CSI: New York. Masing-masing film ini dibintangi oleh pemeran aktor dan aktris sendiri-sendiri. Masing-masing serial memiliki plot cerita tersendiri dengan setting lokasi pada masing-masing kota kecuali untuk CSI yang lebih bebas setting lokasi yang tidak tentu.

CSI : Miami - Crime Scene Invetigation

CSI : Miami - Crime Scene Invetigation

CSI - New York

CSI - New York

Kalau dulu saya memfavoritkan membaca cerita-cerita kriminal dari salah satu rubrik di majalah bulanan Intisari, maka sekarang sepertinya saya mendapatkan alternatif untuk menonton cerita penyelesaian masalah kriminal ini. Berbeda dengan tulisan di majalah, kalau tayangan di televisi selalu ada gambaran visual yang tertangkap oleh otak kita. Sosok korban, rentetan kejadian awal walaupun disamarkan, kondisi dan situasi saat kejadian dan lain-lainnya dapat divisualisasi dengan baik.

Dengan menonton di televisi maka saya sangat intens untuk selalu teliti mengikuti jalan cerita yang ditayangkan. Hal ini karena memang film serial ini dirancang untuk satu kasus yang biasanya harus terselesaikan dalam waktu tontonan sekitar 55 menit saja. Penyajian film ini memang menarik kadang dengan ilustrasi perjalanan dengan gambaran tayangan film yang beralur cepat. Kadan juga disajikan dialog-dialog lambat tetapi ada informasi penting yang bermakna penyelesaian kasus itu.

Seperti halnya film-film detektif lain, di CSI juga ditayangkan adegan pengejaran tersangka yang seru dengan sajian aksi-aksi yang lumayan menghibur. Adegan interogasi tersangka yang khas dalam ruangan khusus juga sering disajikan. Tentu saja di sini jarang sekali muncul adegan interogasi good cop dan bad cop yang sering muncul dalam film layar lebar. Tayangan interogasi yang terjadi kebanyakan berupa penekanan psikologis dan pertanyaan yang mengarah dengan dukungan barang bukti yang tersedia.

Hal yang paling menarik buat saya adalah penyajian investigasi dengan peran teknologi di dalamnya. Hampir semua detektif yang ada memiliki kemampuan reserse, olah senjata dan beladiri yang mumpuni. Namun di balik itu mereka memiliki pengetahuan forensik yang cukup. Masing-masing memang memiliki keahlian tersendiri namun apabila di lapangan mereka tergolong cukup lincah untuk menganalisis lokasi kejadian, pengumpulan barang bukti, penanganan korban dan lain-lain.

Dari sisi kerjasama, masing-masing tim pasukan CSI ini juga cukup solid. Ada tim yang bertugas di lapangan dan ada yang di laboratorium. Selain itu pimpinan tim harus bertugas untuk selalu mengkoordinir dan membuat alur penyelidikan sehingga dapat membuat kesimpulan yang mengarah pada identifikasi pelaku kejahatan.

Unit laboratorium pendukung pasukan CSI ini juga cukup baik. Mungkin akan membuat iri tim reserse polri kalau banyak yang menontonnya. Untuk keperluan uji forensik ini jelas ada tim bedah mayat yang bertugas melakukan visum dengan dukungan laboratorium klinik medis yang representatif untuk uji DNA dan uji bahan kimia. Laboratorium kimia yang tersedia disajikan dengan instrumentasi modern yang memiliki kemampuan analisis cepat misal dengan analisis AAS dan LC-MS. Dukungan teknologi komunikasi untuk menyadap kamera, komputer, handphone dan lain-lain tersaji cukup modern dengan dukungan SDM yang handal. Selain itu akses database sistem kependudukan juga disajikan dengan cepat seperti data diri, wajah, sidik jari bahkan catatan kriminal pun ada, termasuk juga akses untuk menembus transaksi keuangan dengan ijin khusus.

CSI Miami

Uji forensik di laboratorium CSI

CSI vegas

Adegan analisis dalam CSI vegas

CSI

analisis kartu telepon

Hal di atas tadi adalah dari sisi teknis. Dari sisi prosedural maka mereka tetap menerapkan aturan yang telah tertuang dalam SOP atau standard operasional procedure. Hal ini berlaku dalam bidang investigasi kriminal karena pada akhirnya hasil ini akan ditindaklanjuti dalam bidang pengadilan melalui proses hukum yang juga tidak kalah ketatnya. Meskipun jika pengakuan oleh tersangka sudah dimunculkan bisa saja oleh pihak pembela dalam proses peradilan dipermasalahkan kembali minimal untuk meringankan hukum. Termasuk soal pengambilan DNA untuk dijadikan barang bukti dan penyelidikan. SOP untuk pengambilan DNA ini adalah hal  yang sangat ketat untuk dipatuhi. Penyidik harus minta ijin pengambilan DNA pada orang-orang yang menjadi tersangka tidak boleh asal ambil begitu saja.

Pada akhirnya, hampir semua catatan kejahatan yang dilakukan orang ternyata dapat diselesaikan oleh tim CSI ini hanya dengan waktu kurang dari 1 jam ! Hehe… ini sih memang karena tuntutan cerita dan slot waktu yang tertayang memang cuma segitu. Tapi yang jelas bagi saya yang berkecimpung dalam bidang kimia, menonton CSI ini memberikan hiburan tersendiri. Khususnya memberikan banyak hal baru dalam hal keingintahuan untuk menyelesaikan masalah. Ternyata ada cara-cara khusus yang diperlukan untuk pembuktian dalam hal penyelesaian masalah ini.

CSI lagiBonus poster CSI lagi

Anda suka juga ??? Bagi saya lumayan lah hiburan di awal tahun baru ini. OK semoga perayaan tahun baru anda meriah.

Iqmal Tahir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s