Saya menemukan satu tulisan blog perjalanan di Kompasiana tentang Gunung Gede. Tulisan ini dibuat oleh Dedek Kusvianti dengan kalimat pembukanya sebagai berikut :

Gunung Gede merupakan gunung yang paling sering saya daki dibanding gunung lainnya. saya seperti menemukan suatu chemistry di gunung ini. hmmm…

Apa sih makna kata chemistry di sana ?

Terus coba perhatikan bait puisi berikut ya ! Bait awal dari satu puisi ini saya temukan di suatu blog dengan judul Kimia dengan penulis oleh Imelda Ahmad.

aku mula jatuh hati kepadamu
setelah kau kata cinta padaku
akhirnya kita bersama
pertama kali kita bersua bertentang mata
terasa ada kimia di antara kita
……

Di baris terakhir tertulis kata kimia. Bagi seorang kimiawan tentunya akan mengundang pertanyaan tertentu. Arti kimia yang bagaimanakah yang dimaksud itu?

Saat ini memang banyak orang menggunakan istilah kimia untuk menceritakan hubungan antar orang. Kalau dalam bahasa inggrisnya mereka menggunakan istilah chemistry. Satu hubungan yang kuat inilah yang mungkin mereka katakan sebagai satu bentuk kata benda dengan sebutan kimia.

Chemistry or love ?

Chemistry or love ?

Kalau untuk orang kimia, arti kimia sendiri adalah sesuatu yang terkait materi. Ilmu kimia berarti ilmu yang mempelajari tentang materi dan semua yang terkait dengan perubahan materi itu. Jadi di sini dipelajari tentang kimia organik dan kimia anorganik, kemudian ada kimia fisik, biokimia dan kimia analitik. Untuk selanjutnya keilmuan ini berkembang menjadi percabangan ilmu yang lebih spesifik lagi. Jadi definisi kimia dari sisi keilmuan dan kimia dalam konteks sosial akan berbeda sama sekali.

Memang yang merujuk pada konteks hubungan itu adalah makna ikatan antar atom atau ikatan antar molekul. Hal ini lebih spesifik dinyatakan sebagai bonding. Dalam konteks interaksi antar atom ini dikenal klasifikasi ikatan fisika (physical bonding) dan ikatan kimia (chemical bonding). Untuk ikatan fisik lebih mendekati fenomena interaksi antar molekul dan bukan eksis sebagai ikatan atom.

Perbedaan interaksi fisik dan ikatan kimia adalah hubungan yang relatif lebih kuat untuk jenis ikatan kimia. Ikatan ini bersifat kovalen ataupun kovalen koordinasi. Energi yang terlibat dalam ikatan kimia ini jauh lebih besar daripada interaksi fisik seperti ikatan hidrogen, interaksi dipol-dipol, gaya London ataupun ikatan van der Waals. Oleh karena itu kalau ikatan kimia lebih disukai untuk diadopsi dalam menyatakan hubungan antar manusia.

Interaksi antar molekul melalui ikatan hidrogen.

Interaksi antar molekul melalui ikatan hidrogen.

Dalam perkembangannya istilah ini disingkat hanya dengan menggunakan istilah kimia saja. Penggunaan kata seperti ini sah-sah saja, yang penting orang mengerti apa yang dimaksudkan dengan kata tersebut.

Jadi sekarang harap maklum saja kalau banyak artis atau pesohor-pesohor terkemuka berceloteh ringan di rubrik infotainment tentang status terkini mereka yang sedang memiliki chemistry dengan seseorang. Bagi anda jangan terus membayangkan artis itu terus memiliki sisi yang elektronegativitas tinggi untuk berinteraksi dengan orang lain yang memiliki situs elektropositif. Hihihi…

Ini baru human chemistry...

Ini baru human chemistry... (cuma dapat dari internet lho)

Kalau mau dibayangkan yang lebih realistis adalah mereka akan dapat melakukan interaksi host-guest yang kuat melalui chemistry tersebut. Salah satu memiliki situs aktif yang berfungsi sebagai anak kunci, sementara pihak lainnya memiliki situs aktif yang berfungsi sebagai rumah kunci. Kedua situs aktif inilah yang nanti akan berinteraksi secara kuat. Tolong jangan minta saya untuk menjelaskan bagian ini lebih detail ya, apalagi memaksa saya untuk menampilkan skema secara visual. Plis dong ah….

Iqmal Tahir

Iklan

4 responses »

  1. chem10076 berkata:

    keren pak…. hehe… kok malah ada supramolekul jg….

  2. Latsa berkata:

    “Perbedaan interaksi fisik dan ikatan kimia adalah hubungan yang relatif lebih kuat untuk jenis ikatan kimia. Ikatan ini bersifat kovalen ataupun kovalen koordinasi. *Energi yang terlibat dalam ikatan kimia ini jauh lebih besar daripada interaksi fisik seperti ikatan hidrogen, interaksi dipol-dipol, gaya London ataupun ikatan van der Waals. Oleh karena itu kalau ikatan kimia lebih disukai untuk diadopsi dalam menyatakan hubungan antar manusia”

    Like This…jadi dapat kesimpulan kalo mau hubungan sebagaimana ikatan kimia harus lebih besar perjuangannya (*energi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s