Bagi umat Islam, judi adalah diharamkan. Jadi berbagai macam bentukan judi tidak boleh diikuti atau didukung. Sebagai penjual ataupun pembeli pun termasuk kategori haram. Hal ini menjadi salah satu alasan tidak dapat ijin pendirian kasino legal di Indonesia. Dahulu di negeri kita juga pernah mengenal lotere sepakbola, tetapi kemudian dihapuskan. Seiring perkembangan waktu, judi gelap melalui toto berupa tebak angka masih terus bergulir secara nyata yang kemudian muncul istilah togel. Walaupun terus diberantas tetapi secara sembunyi-sembunyi kegiatan ini terus bergulir dan memiliki konsumen yang banyak juga. Untuk mendukung kebijakan dan penghormatan di negara yang mayoritas umat Islam ini maka tindakan tegas memberantas dan mencegah judi ini perlu didukung terus.

Aktivitas judi ini kemudian untuk orang kaya dapat dilakukan dengan jalan pergi ke luar negeri. Untuk diketahui di beberapa negara tetangga judi adalah dilegalkan dengan pembatasan tertentu. Orang yang punya uang dapat menyalurkan keinginan judinya dengan pergi ke kasino di Singapura, Malaysia, Australian, Makau ataupun ke negara yang memiliki kasino lainnya. Sementara untuk orang yang memiliki anggaran terbatas pilihannya adalah ke judi gelap atau togel itu. Saat ini ada pilihan lain untuk mengikuti nafsu berjudi ini dengan menggunakan sarana internet yaitu judi online. Aktivitas ini menjadi cukup marak dan susah diberantas. Omset dari judi online pun tercatat sangat tinggi, yang tentunya akan mengundang orang untuk menjadi penyelenggara atau pemain aktifnya.

Di beberapa negara Eropa, aktivitas judi online ini juga menjadi cukup populer. Dengan mendompleng aktivitas olahraga, event tertentu bahkan situasi politik, maka banyak hal tersebut dapat digunakan sebagai ajang taruhan. Penyelenggaraan taruhan itulah yang kemudian dimunculkan oleh industri judi online seperti Bwin dan lain-lain. Dana yang masuk tentu saja akan sangat besar karena konsumen yang berjudi pun cukup banyak.

Logo sponsor judi online di jersey Real Madrid.

Logo sponsor judi online di jersey Real Madrid.

Dari sisi bisnis perusahaan judi online inilah yang kemudian terus berusaha eksis dengan selalu berpromosi. Dengan kemampuan dana yang dimilikinya selain promosi konvensional melalui papan sponsor, iklan di media, mereka pun melakukan terobosan untuk promosi lebih gencar agar dikenal lebih banyak orang lagi. Mereka mencoba melakukannya dengan menjadi sponsor suatu klub olahraga termasuk untuk sepakbola yang sangat popular.

Menjadi sponsor untuk suatu klub olahraga memerlukan dana yang sangat besar. Upaya menampilkan logo di kaos pemain, asesoris pemain, perlengkapan olahraga klub, papan komersial di stadion, itu harus ditebus dengan kompensasi dana yang tidak sedikit. Tetapi memang hasil dari upaya promosi ini relatif sangat berhasil dan memang cukup sebanding. Dengan demikian aktivitas judi online ini juga terus berkumandang dan mengundang orang untuk ikut bermain judi online ini.

Kembali ke permasalahan soal haram beraktivitas judi. Apabila bermain judi haram, sebagai penjual dan penyelenggara judi juga haram, maka untuk judi yang secara teknis dilakukan secara online pastinya juga diharamkan juga. Untuk aktivitas mendukung kegiatan judi ini saya yakin juga masuk kategori haram, misal menyediakan rumah untuk lokasi tempat judi. Bentuk dukungan seperti ini sudah masuk kategori menyediakan dan membesarkan aktivitas judi.

Terkait dengan hal itu, masih ada satu lagi yang membuat pertanyaan usil saya. Aksi mempromosikan aktivitas judi pastinya juga tergolong bentuk dukungan untuk berjudi, dan mestinya hal ini juga termasuk diharamkan. Jadi kalau ada suatu usaha bisnis yang bergerak dalam bidang judi seharusnya jangan didukung. Itu satu kewajiban kita bersama sebagai umat muslim. Namun maslah yang terjadi adalah jika bisnis itu mendompleng pada popularitas satu klub sepakbola dengan perjanjian pemasangan sponsor pada seragam atau jersey pemain, maka bagi fans klub itu jadi satu masalah.

Contoh untuk klub AC Milan atau Real Madrid yang bekerjasama dengan perusahaan judi online Bwin. Logo ini jelas-jelas terpampang di seragam bagian dada pemain dengan cukup besar. Jadi apabila seorang fans klub sepakbola itu yang membeli dan mengenakan seragam itu maka dia termasuk pendukung bisnis judi online itu secara tidak langsung. Akan ada andil yang bersangkutan untuk menjadi pelaku promosi perusahaan judi online itu.

Logo sponsor judi online di jersey AC Milan.

Logo sponsor judi online di jersey AC Milan.

Logo sponsor judi online di jersey Tottenham Hotspurs.

Logo sponsor judi online di jersey Tottenham Hotspurs.

Untuk mengatasi hal ini tentunya dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Cara yang paling mungkin adalah dengan beralih untuk tidak memberi dukungan pada klub yang didukung sponsorship bisnis judi online. Klub yang seperti ini cukup banyak misal Barcelona yang memuat sponsor unicef. Kalau mau yang lebih nasionalis boleh memilih pada klub lokal seperti PSS Sleman atau yang tingkat negara boleh memilih timnas sepakbola RI (yang jelas jangan dukung PSSI era sekarang lho ya). Belilah asesoris dari tim-tim tersebut yang bebas dari logo sponsor itu.

Jika tetap fanatik dengan klub yang didukung dengan sponsor klub itu, mungkin dapat mencari alternatif mencari asesoris yang bersih dari logo itu. Untuk jersey resmi maka biasanya selalu tercantum logo sponsor yang terikat kontrak. Tetapi biasanya selalu ada seragam atau asesoris yang dibuat lain yang tidak memuat sponsor itu.

Dengan demikian hal itu dapat menjadi satu usaha kita untuk membersihkan diri kita dari hal-hal yang termasuk kategori haram. Usaha seperti ini tentunya dapat menjadi pikiran lebih tenang.

Omong-omong bagaimana halnya kalau seragam itu dibeli bukan dari pemegang hak cipta oleh klub. Kalau seragam atau asesoris bukan orisinal misal dibeli dari Pasar Tanah Abang yang jelas-jelas tidak asli, maka ini sih bukan termasuk urusan haram atau tidak. Lagipula pembelinya jelas-jelas mengeluarkan uang untuk menebus barang itu setelah tawar menawar yang alot. Urusan orisinal ini lebih terkait pada pelanggaran hukum berupa pelanggaran hak cipta eksklusif yang meliputi pembuatan, distribusi dan penjualan barang-barang tertentu termasuk seragam klub ini.

Gara-gara kaos inilah jadi punya ide untuk membuat tulisan ini.

Gara-gara kaos inilah jadi punya ide untuk membuat tulisan ini.

Salam sepakbola !!!
Iqmal Tahir

Iklan

6 responses »

  1. Toto berkata:

    Lho yang tottenham spurs itu sponsor judi juga ya bos?

    • Iqmal berkata:

      Logo M itu milik perusahaan judi online Mansion, konon katanya milik pengusaha roko Indonesia Sampurna tuh…Lihat saja simbol hurufnya kan sejenis…

  2. putu wardita wardita berkata:

    ya sekarang sepakbola telah maju apa lagi sepak bola nasional alferd riddel gogogogogogo….

  3. pengunjung berkata:

    menurut saya, untuk lebih berhati2 lagi dr tidak mendukung judi adalah termasuk tidak membeli/menggunakan aksesoris/kaos yang ada nama instansi judi tersebut baik itu asli maupun dr tanh abang. Menurut saya itu termasuk membantu iklan mereka : )

    • Iqmal berkata:

      sip…that’s the point…
      soal tulisan dan gambar di blog ini, ya gimana lagi… memang sengaja saya pajang karena itu sebagai ilustrasi mana-mana sponsor judi… termasuk gambar terakhir ya itu (akibat narsis berlebihan kali) gara-gara itu jadi terbit tulisan yang satu ini…. thanks komentar positifnya bro…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s