Kalau musim hujan, salah satu hal yang paling enak dilakukan adalah menikmati jagung rebus. Paling mudah tentu saja adalah membeli jagung rebus dari para penjual yang menjajakannya, tetapi sebenarnya ada hal yang lebih murah lagi adalah dengan membeli jagung mentah dan merebusnya sendiri. Memang untuk merebusnya perlu waktu yang lama sehingga biji jagung dapat terasa lunak saat digigit. Namun kalau memang perlu merebus jagung dalam jumlah banyak untuk dimakan beramai-ramai, akan jauh lebih hemat kalau merebus sendiri daripada membeli jagung rebus.

Paling cocok tentu saja dimakan saat malam dingin atau saat hujan turun. Hal ini karena rasa hangat dari jagung rebus itu dapat disalurkan ke mulut dan tubuh. Jagung rebus cocok juga dimakan saat bepergian ke luar kota misal saat kemping di alam terbuka atau tempat rekreasi lainnya.

Jagung rebus sebagai makanan ringan yang murah meriah.

Jagung rebus sebagai makanan ringan yang murah meriah.

Untuk mendapatkan rasa jagung yang enak memang paling baik adalah memilih jenis jagung manis. Jadi setelah masak, jagung memang sudah terasa manis. Di pasaran memang tersedia jagung lokal dengan rasa biasa atau jagung manis. Untuk jagung manis ini mau direbus ataupun dibakar akan menghasilkan rasa yang memang manis. Kalau jagung biasa tentu saja rasanya adalah biasa saja khas jagung yang berbeda dengan jagung manis.

Sewaktu merebus jagung, apabila menginginkan buah dengan rasa yang lebih sedap dan segar, maka ada cara tersendiri. Buah jagung harus direbus dengan kulitnya, jangan dikupas terlebih dahulu. Kulit buah jagung dapat dikupas sebagian untuk menghilangkan sebagian kulitnya sehingga tidak terlalu tebal. Namun jangan dibuang semua, hendaknya disisakan saja beberapa lembar yang masih menutup biji buah jagung tersebut.

Jagung siap direbus.

Jagung siap direbus.

Merebus jagung dengan kulitnya.

Merebus jagung dengan kulitnya.

Dengan cara perebusan seperti ini, jagung rebus akan terasa lebih segar dan terdapat aroma tertentu yang khas. Hal ini dapat terjadi karena ada bahan dalam kulit yang ikut terpanaskan di kulit dan menimbulkan aroma khas ini.

Jika ingin lebih segar lagi, maka pada air rebusan dapat ditambahkan dengan daun ganyong. Daun ganyong ini jika direbus dapat memberi aroma yang khas lagi. Pada jagung yang direbus bersamaan akan menghasilkan aroma kesegaran lagi.

Jika ingin ekstrim lagi, maka perebusan jagung direbus dapat dilakukan penambahan beberapa tetes jeruk nipis. Penambahan ini akan berakibat peristiwa hidrolisis karbohidrat dalam jagung yang menghasilkan gula fruktosa yang rasanya lebih manis.

Tetapi cara yang paling mudah dilakukan untuk mendapatkan rasa jagung yang manis adalah dengan jalan berikut. Makanlah jagung rebus itu dengan berbagi bersama orang-orang yang manis. Saya yakin jagung rebus itu pun akan terasa manis. Boleh dicoba saran ini….

Iqmal Tahir

Iklan

11 responses »

  1. karina berkata:

    Terimakasih tips nya. Sangat bermanfaat sekali. kebetulan kedua anak saya sangat suka dengan rebus jagung..

  2. Rizky berkata:

    mas mau tanya.. tau gak.. knapa jagung yang baru dipetik rasanya lebih manis dari pada jagung yang beli di toko(beberapa hari setelah dipetik)

    • Iqmal berkata:

      Wah kalau dari mekanisme biokimianya saya kurang tahu persis ya…. yang jelas rasa manis kan muncul dari keberadaan dan jumlah gula yang terdapat dalam bahan, hasil dari hidrolisis karbohidrat dalam jagung. Kemungkinan karena kadar air dalam jagung segar jauh lebih tinggi daripada jagung yang sudah lama dipetik, jadi hal ini yang mempengaruhi proses hidrolisis ini yang berakibat jumlah gula dalam jagung segar lebih banyak.

  3. anto berkata:

    trims sangat bermanfaat . .

  4. b d' ima berkata:

    klo jagung manis kayaknya lebih baik dikukus dengan kulitnya bukan direbus…..

  5. selvyw berkata:

    Tips yg sangat bermanfaat, monggo mampir Ke blogku http://www.selvy-erline.blogspot.com

  6. Maulana berkata:

    Ya, ya, ya, ya,,,,, terima kasih,,, sangat bermanfaat, ini lgi rebus jagung,,,, mau pake perasan air jeruk deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s