Pergi makan di warung atau rumah makan selalunya harus disertai dengan minuman buat pendamping biar tidak ‘seret’ atau tidak kehausan. Minuman standar sebagai pelengkap makan umumnya adalah teh, kopi atau jeruk, selain dari minuman soft drink lainnya atau bahkan Cuma air putih biasa. Variasi dari minuman itu adalah minuman dingin atau minuman panas. Pada tulisan ini saya mencoba memuat perbedaan jenis minuman yang umum di negara kita dan di negeri jiran.

Sebagai pengantar, perlu diketahui bahwa penyakit yang mendominasi di negeri jiran itu adalah penyakit diabetik atau gula. Hal ini kemudian terungkap karena kebiasaan mengkonsumsi gula sehari-hari dalam jumlah yang cukup besar. Terutama adalah karena kebiasaan pola jenis minuman yang mereka konsumsi hampir selalu mengandung jumlah gula yang berlebihan. Baik penyiapan minuman oleh diri sendiri di rumah maupun minuman yang mereka konsumsi kalau pergi di warung makan. Saat ini kemudian muncul upaya pengurangan konsumsi gula ini.

Jenis minuman yang tersedia di warung makan umumnya adalah minuman manis yang mengandung gula tinggi. Selain itu juga minuman sering dilengkapi dengan susu atau creamer untuk dicampurkan ke dalam minuman yang dihidangkan. Kebiasaan mencampurkan susu ini menurut saya sepertinya sudah berlangsung secara otomatis, terbukti dari nama minuman yang digunakan. Jadi kalau ada orang memesan minuman kopi dengan menyebut ‘kopi’ saja, maka dia akan mendapatkan minuman kopi manis yang dicampur dengan susu. Demikian juga kalau memesan minuman dengan sebutan ‘teh’ saja, maka akan mendapatkan minuman teh manis bercampur susu kental.

Segelas teh susu yang merupakan minuman populer di negeri jiran.

Bagi orang Indonesia tentu saja akan menjadi masalah karena mereka tidak terbiasa untuk minum susu yang dicampurkan khususnya ke dalam minuman teh. Seringkali mereka tidak tahu sehingga sudah terlanjur pesan teh atau kopi, kemudian yang mereka peroleh adalah teh susu atau kopi susu. Bagi orang yang tidak terbiasa apalagi yang punya gejalan ‘lactose intolerance’ maka akan berakibat masalah di perut dan harus buang air besar beberapa kali. Untuk memesan teh tanpa susu, maka mereka harus memesan ‘teh-O’. Demikian juga untuk memesan minuman kopi tanpa susu, maka harus memesan ‘kopi-O’. Arti teh-O dan kopi-O adalah teh kosong atau kopi kosong. Walaupun tentu saja akan dibuatkan segelas penuh minuman teh atau minuman kopi, bukan berarti gelas kosong saja yang diisi teh atau kopi.

Kopi-O yang berarti kopi manis tanpa susu.

Untuk minuman teh susu, sebenarnya ada jenis minuman lain yakni yang dikenal dengan istilah teh tarik. Namun uraian teh tarik ini akan saya tuliskan dalam artikel lain saja.

Untuk air kosong, maka berarti hal yang lain lagi. Air kosong berarti air putih (apa air jernih ya). Seringkali pemilik warung makan tidak menyediakan air putih ini, melainkan mereka menjual air mineral dalam kemasan.

Satu lagi untuk minuman dari jeruk peras atau dikenal dengan istilah limau. Untuk minuman dingin disebut sebagai limau ais, sedangkan untuk minuman panas dengan menggunakan limau suam. Kalau teman saya punya kelakar soal ini, yakni mengapa kalau pesan minuman limau tidak pernah disajikan dengan susu. Kalau konsisten dengan kopi dan teh, seharusnya pesan minuman limau harus ditambahkan susu juga. Jadi biar adil mereka harus pesan limau-O supaya tidak ditambahkan susu ke dalam minuman limau mereka. Alasannya tentu minuman jeruk tidak bakal enak jika ditambahkan susu kental, walaupun ada juga di pasaran berupa minuman susu manis anak-anak rasa jeruk.

Kalau dari sisi bunyi pelafalan memang lebih enak terdengar kopi-O atau teh-O. Untuk limau-O kan tidak enak karena ada pengulangan suara O yang berulang, jadi tidak perlu O lagi.

Sekarang kalau ingin minum es teh rasa jeruk atau lemon tea, harus pesan yang benar juga. Paling mudah ya tinggal ais lemon tea. Kalau yang tepat sebenarnya adalah teh-O limau ais, wah panjang sekali.

Ok jadi jangan lupa kalau mau pesan minuman, harus diingat lagi tulisan di atas, agar tidak salah dengan minuman yang dipesan ya.

Sudah ya jadi haus ingin minum limau ais nih. Bang….Limau ais satu tanpa-O !!!

Iqmal Tahir

Iklan

3 responses »

  1. kamal berkata:

    teh : teh panas dengan susu (manis)
    teh-O : teh panas dengan gula (tanpa susu)
    teh kosong : teh panas tanpa susu atau gula

  2. Dian Annisa berkata:

    Hahahhaha iya ternyata begitu, kemarin saya ke KL dan salah terus tiap pesen teh,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s