Kalau sedang mengalami kejadian ban kendaraan bocor, maka yang menjadi dewa penolong atau  juru selamat adalah tukang tambal ban. Jika ban hanya mengalami kebocoran karena terkena paku di bagian ban dalam yang jauh dari daerah pentil ban maka ban dapat ditambal saja tidak perlu diganti. Tetapi jika ban bocor yang terjadi pada daerah pentil, maka ban dalam harus diganti baru. Tukang tambal ban dapat memberikan jasa menambal ban ini dan kadang juga memiliki persediaan ban dalam untuk keperluan ini.

Bagi pengendara yang mengalami kejadian ban bocor ini selalu menganggap hal itu adalah sesuatu yang terjadi di luar rencana. Hal ini dapat terjadi karena ban bocor karena terkena paku atau potongan kawat yang berada di jalan dan terlindas. Saat ujung paku yang tajam ini menancap di ban dan mengenai ban dalam maka ban akan bocor. Udara dalam ban akan keluar dan akibatnya ban menjadi kempes sehingga laju kendaraan akan tidak normal lagi pada situasi tersebut. Kasus lain adalah saat tekanan udara dalam ban berkurang kemudian sewaktu beban kendaraan lebih berat atau dalam situasi kendaraan berbelok laju maka bagian ban dekat pentil akan pecah sehingga ban akan bocor. Kejadian seperti inilah yang disebut sebagai bagian yang tidak disengaja.

Namun saat ini banyak terjadi peristiwa ban bocor yang terjadi secara disengaja. Proses disengaja ini bukanlah oleh pengendaranya melainkan disengaja secara rapi oleh oknum tukang tambal ban. Caranya adalah dengan menjebak para pengendara kendaraan yang melintas di dekat daerah operasinya dengan menggunakan ranjau paku. Potongan paku ini disebar di beberapa ruas jalan dengan harapan akan dapat terlindas oleh kendaraan bermotor sehingga akan mengalami ban bocor. Kalau sudah terjadi seperti itu maka yang bersangkutan akan dapat menerima panggilan untuk melayani tambal ban atau pergantian ban dalam. Kalau sudah seperti ini maka tukang tambal ban bukan lagi seperti seorang dewan penolong melainkan sebagai tukang peras. Tetapi mau bagaimana lagi, pengendara sebagai korban yang mengalami ban bocor tentu akan memerlukannya untuk jasa tambal ban ini. Jadi bisa diibaratkan tukang tambal ban seperti ini sebagai Dr Jeckyll and Mr Hyde.

Rambu tanda-tanda waspada ranjau paku.

Rambu tanda-tanda waspada ranjau paku.

Baru-baru ini saya membaca berita lama yang terus terdengar soal keberadaan ranjau paku yang ditemukan di ruas jalan di sepanjang ibukota RI. Ranjau ini merupakan ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang diduga disebarkan oleh oknum tukang tambal ban yang mencari pendapatan secara tidak manusiawi. Mereka membuat ranjau paku dan menyebarkan paku-paku tersebut di berbagai ruas jalan. Kejadian ini ternyata terus terjadi yang terbukti pada awal tahun 2011 ini hasil dari sweeping Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang berhasil menemukan banyak paku yang dijadikan ranjau di jalanan. Ranjau paku sebanyak 10 kilogram berhasi ditemukan sebagai hasil operasi di empat wilayah di Jakarta selama Januari 2011.

Data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merinci bahwa 10 kilogram paku berserakan di ruas jalan di Jakarta. Di kawasan Jakarta Barat, ranjau paku tersebar di sepanjang Jl Daan Mogot. Hasil operasi didapat 3,5 kilogram paku yang tersebar di jalanan. Di kawasan Jakarta Utara juga tidak luput dari ranjau paku. Paku sebanyak 2 kilogram tersebar di dekat Pintu 2 Pertamina, Plumpang hingga Kodamar. Di Jakarta Pusat, ranjau paku terdapat di Jl Hasyim Ashari, Jl Letjen Suprapto dan underpass Senen. Dari tiga lokasi itu, paku sebanyak 2,5 kilogram berhasil disapu petugas. Sementara di kawasan Jakarta Selatan, paku sebanyak 2 kilogram dibersihkan di ruas Jl TB Simatupang dan Jl Kartini.

Hasil pembersihan ranjau paku oleh pihak berwenang.

Hasil pembersihan ranjau paku oleh pihak berwenang.

Data tersebut cukup mencengangkan dan sangat tidak mungkin jika itu adalah paku-paku yang terbuang secara tidak sengaja. Pastilah ada orang yang tidak bertanggungjawab yang dengan sengaja membuang dan menyebarkan paku-paku tersebut ke jalan raya. Jika dilihat dari motif secara ekonomi, maka pihak yang memperoleh keuntungan dari peristiwa ban bocor adalah tukang tambal ban atau produsen ban dalam. Pihak produsen ban dalam jelas tidak mungkin karena keuntungan dari hal ini relatif sangat kecil dan jelas tidak sesuai dengan misi produksi mereka. Jadi yang paling mungkin adalah para oknum tukang tambal ban yang berusaha mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dengan layanan jasa bagi para pengendara kendaraan yang mengalami ban bocor terkena ranjau paku tersebut.

Tukang tambal ban akan memanfaatkan kesempatan ini dengan menawarkan jasanya untuk menambal atau mengganti dengan ban baru. Tentu saja dalam hal ini sekaligus untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dengan menarik biaya yang lebih mahal dari harga biasa. Kalau dia beroperasi di suatu daerah yang strategis dan tanpa saingan tukang tambal ban lainnya maka oknum ini dapat memainkan harga tinggi sehingga korban tidak punya pilihan lain untuk menyetujuinya. Tentu saja jelas hal ini sangat merugikan bagi para korban.

Seringkali ban yang digunakan masih dalam kondisi baru, tetapi jelas ranjau paku ini tidak dapat memilih jenis ban yang akan menjadi korbannya. Dengan demikian untuk ban yang baru sekalipun tetap harus ditambal bahkan mungkin harus diganti jika ban mengalami sobek cukup besar.

Perbuatan menyebar ranjau paku dapat menyebabkan banyak pengendara harus mengalami ban bocor sampai berkali-kali. Seringkali seseorang mengalami hal yang sama di tempat yang sama berulang dalam jangka waktu yang berbeda.

Kejadian ini dapat saja berakibat buruk misal kecelakaan yang mungkin menimbulkan korban jiwa. Saat berkendara laju tiba-tiba ban kempes biasanya laju kendaraan akan terganggu. Jika pengemudi tidak siap dalam kecepatan tinggi maka akan oleng dan berakibat kecelakaan. Kalau sudah seperti ini korban akan mengalami kerugian yang tidak sedikit.

Untuk menghindari ranjau paku, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Royke Lumowa memberi tips khusus. Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai titik-titik rawan dan memilih ruas jalan yang akan dilalui. Jangan melintas di kiri jalan, ambil jalur agak ke tengah, karena paku–paku biasanya disebarkan di kiri jalur jalan.  Masyarakat juga diimbau untuk tidak melindas barang-barang yang keliatannya sepele, seperti bungkus rokok, koran, kantung plastik atau korek api. Hal ini karena diduga di dalamnya diduga diisikan paku sebagai ranjau.

Penindakan harus dilakukan terhadap para penebar ranjau ini. Pencegahan dilakukan dengan menggunakan kamera cctv atau patroli secara rutin. Pengambilan ranjau dengan menggunakan magnet harus dilakukan sesering mungkin. Apabila ada oknum penyebar ranjau yang tertangkap tangan harus ditindak secara hukum tanpa pandang bulu. Aksi seperti ini sudah dapat dikategorikan sebagai pelaku kriminal yang berakibat kerugian dan bisa jadi memakan korban.

Keberadaan tukang tambal ban pada dasarnya tetap diharapkan oleh pengguna jalan. Hal ini karena memang peristiwa ban bocor dapat terjadi kapan sana dan dimana saja. Bahkan ada juga tukang tambal ban yang beroperasi secara 24 jam. Hal ini cukup membantu jika terjadi peristiwa ban bocor sewaktu-waktu. Namun jika ban bocor terjadi karena ulah nakal tukang tambal ban ini maka oknum tukang tambal ban yang nakal seperti seperti inilah yang harus diberantas.

Bagi tukang tambal ban yang jujur, untuk dapat memperoleh kepercayaan dari pelanggan mungkin dapat menggunakan strategi lain. Untuk soal layanan jelas, tukang tambal ban harus memberikan layanan jasa sebaik mungkin. Dia berusaha secara bersih dengan jalan menunggu pelanggan yang benar-benar mengalami musibah kejadian ban bocor secara tidak disengaja bukan karena ranjau paku yang disebar. Dari sisi harga, maka jika perlu tukang tambal ban memasang daftar harga jasa tambal ban seperti daftar harga di rumah makan. Demikian juga daftar harga jual ban dan ongkos pemasangannya. Dengan demikian pengendara akan dapat mengetahui secara awal untuk memilih menggunakan jasa ini.

Apabila terjadi peristiwa ban bocor yang diduga kuat karena terkena ranjau paku ini maka berikut saya berikan saran yang dapat digunakan sebagai pertimbangan. Setelah pasti ban kempes kemudian berhenti di tempat yang aman. Pada ban yang kempes dicoba untuk mencari paku yang menusuk ban dan dicabut dari ban tersebut. Setelah itu barulah mencari tukang tambal ban terdekat. Kendaraan dapat dituntun perlahan dengan mesin dihidupkan sehingga meringankan beban kendaraan.

Untuk situasi dimana ban diduga ban terkena ranjau paku maka asumsi penyebarnya adalah tukang tambal ban terdekat. Jika tukang tambal ban itu memberikan harga yang wajar, saya kira tidak ada masalah untuk menggunakan jasa yang bersangkutan. Namun jika harga yang diminta sangat tidak masuk akal, menurut saya lebih baik tidak usah dituruti. Lebih baik cari saja tukang tambal ban yang lain. Jika perlu kendaraan dinaiki saja karena dapat dipastikan ban dalam juga nantinya akan diganti. Pengendara terus saja berpindah mencari ke tukang tambal ban lain atau bengkel motor yang representatif. Jadi oknum tukang tambal ban penyebar ranjau ini akan ketemu batunya karena kehilangan mangsa.

Komik sindiran Benny-Mice tentang fenomena ini.

Komik sindiran Benny-Mice tentang fenomena ini.

Iqmal Tahir

Iklan

6 responses »

  1. Mochammad berkata:

    Sepertinya rambu seperti dalam tulisan di atas hanya ada di Indonesia.
    Mengapa orang bisa setega itu ya? Apakah ini akibat dari susahnya orang mencari nafkah sampai segala cara dilakukan. Ujung-ujungnya jadi pengen nyalahin orang-orang yang bertanggung jawab memimpin di negara ini. Kalau rakyat sejahtera, mana ada hal seperti itu.

    🙂 Salam,

    Mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com
    http://notulabahasa.com
    http://piguranyapakuban.deviantart.com

    • Iqmal berkata:

      ini lah karena sudah terasa susah sekali mencari pendapatan dan pekerjaan yang memadai… saat tuntutan kebutuhan hidup semakin banyak, maka jalan pintas walaupun akhirnya mengorbankan orang lain yang kemudian diambil….
      memang tugas pemimpin negara ini untuk semakin mensejahterakan rakyatnya harus dipercepat jangan cuma kroni dan keluarganya saja yang dipikirkan….
      salam kenal kembali pak…

  2. Idi suwardi berkata:

    Kunjungan pagi hehehe :D, membaca tulisan ini menambah inspirasi dan pengetahuan. Sekalian saya share ke taman-teman, mogo-moga bermanfaat untuk yang lainnya.

  3. Idi suwardi berkata:

    Keliling keliling di blog ini ternyata udah ada beberapa komen saya hehehe ternyata saya sering berkunjung ke blog ini

    • Iqmal berkata:

      hehe… saya juga sering masuk ke blog mas Idi kok cuma tidak meninggalkan jejak saja… tetap semangat untuk terus menulis …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s