Ban suatu kendaraan akan terlihat bersih kalau sering dicuci. Ban ini terlihat hitam legam dan bersih dari kotoran membuat kendaraan terlihat rapi. Pengemudi kendaraan itu pun akan merasa nyaman dan tidak risih.

Kendaraan memang akan tampak kotor apabila terkena percikan air kotor di jalan atau terkena lumpur. Kalau tidak hujan mungkin bagian bodi kendaraan tetap bersih, tetapi bagian roda dan ban kendaraan sering tetap tampak kotor. Hal ini dapat terjadi karena kendaraan melewati jalanan dengan kondisi air menggenang atau bahkan melewati kubangan lumpur. Akibatnya kotoran akan terbawa air memercik ke bodi bagian bawah atau menempel di ban kendaraan.

Membersihkan kotoran seperti ini dapat dilakukan saat mencuci kendaraan. Bagian bawah dan ban dapat disemprot dengan air supaya kotoran yang melekat hilang. Untuk membuat ban tampak lebih bersih lagi maka dapat digunakan cairan pembersih berupa foam yang akan memberikan efek ban tampak lebih hitam mengkilat. Tetapi cara ini tentu saja tidak dapat dilakukan setiap saat, karena memakan waktu dan biaya tersendiri.

Gantungan ban dalam bekas untuk membersihkan kotoran roda.

Gantungan ban dalam bekas untuk membersihkan kotoran roda.

Kotoran akan selalu tergosok, sehingga roda jadi selalu bersih.

Kotoran akan selalu tergosok, sehingga roda jadi selalu bersih.

Cara menjaga ban agar tampak selalu bersih dari kotoran ternyata dapat dilakukan dengan cara lain. Baru-baru ini saya melihatnya pada banyak kendaraan truk yang berseliweran di negeri jiran ini. Pengemudi truk memasang lembaran ban bekas yang dipotong seperti pita dan disatukan sehingga berbentuk menyerupai kipas. Kemudian benda ini digantungkan pada bagian slebor di depan setiap ban truknya. Efeknya adalah setiap kipas ini akan menyapu ban setiap saat pada waktu kendaraan berjalan. Dari sini ban akan tampak bersih karena kotoran yang mengenai ban akan terhapus kembali oleh gesekan pita ini.

Jadi mudah kan, tips membersihkan ban kendaraan roda setiap saat. Boleh ditiru tuh cara ini…

Sayangnya kalau tips ini dilakukan juga pada kendaran pribadi seperti sedan, kok jadi terlihat wagu ya. Lebih wagu lagi kalau diterapkan pada kendaraan roda dua.

Iqmal Tahir

2 responses »

  1. 4asses mengatakan:

    Wah tipsnya berguna sobat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s