Bekerja dalam bentuk tim seringkali dapat memudahkan penyelesaian suatu pekerjaan. Apalagi jika dalam tim itu terdapat seseorang yang mampu menjadi koordinator dan para anggota tim yang lain bekerja kompak saling mengisi sesuai perannya masing-masing. Namun jika kemudian para anggota tim tidak kompak dalam bekerja maka bukannya memperoleh pekerjaan yang beres dan lancar, yang diperoleh justru masalah menjadi semakin tidak fokus dan berkepanjangan. Dalam hal seperti ini sinergi malah menjadikan hasil yang kontraproduktif karena menjadi aktivitas yang macet. Tentu saja tidak semua orang menginginkan hal ini.

Saya menuliskan artikel ini adalah karena melihat kejanggalan dalam lambang sinergi yang kadang digunakan. Lambang sinergi sering ditampilkan secara visualisasi menggunakan gambar beberapa roda gigi lebih dari dua yang saling berputar. Makna dari gambar ini adalah satu putaran roda dapat menggerakkan banyak roda gigi yang lain. Hal inilah yang disebut sebagai sinergi.

Namun dalam prakteknya orang menggambarkan sinergi roda gigi itu secara salah dan jauh dari konsep yang terjadi sesungguhnya. Mungkin orang grafis menginginkan tampilan gambar yang bagus dan indah sehingga menghasilkan produk grafis yang bagus. Akan tetapi dalam kenyataannya hal itu secara konsep adalah salah dan pada prakteknya malah sistem menjadi tidak berjalan. Jadi kalau menggunakan lambang yang salah seperti ini maka bukannya terjadi satu sinergi melainkan sistem yang macet.

Sinergi yang berbuah kemacetan gerak.

Sinergi yang berbuah kemacetan gerak.

Coba perhatikan gambar di atas. Jika satu roda berputar searah jarum jam, maka roda lain yang mengikuti putaran roda tersebut akan berlawanan arah yakni berkebalikan arah jarum jam. Namun jika ada dua roda lain yang seharusnya berlawanan arah ternyata saling terkait juga, maka akan ada efek berlawanan. Jelas secara fisik hal ini tidak mungkin dapat berjalan atau artinya adalah tidak mungkin ada sinergi yang diharapkan. Hasilnya jelas roda tidak dapat berjalan atau sistem menjadi macet. Jika penggerak roda utama dipaksakan untuk berjalan maka akan berakibat diperlukan tenaga yang sangat besar untuk memulai gerakan putaran itu. Hasil yang diperoleh adalah gigi-gigi roda akan menjadi rontok dan sistem sinergi menjadi hancur.

Orang bersinergi tentunya menginginkan hasil yang sebaik mungkin dengan jalan bekerjasama dalam satu tim. Beban yang akan ditanggung masing-masing anggota semestinya menjadi lebih ringan dengan jalan bersinergi ini. Masing-masing anggota diharapkan memberikan kontribusi pemikiran dan usaha sesuai kemampuan masing-masing untuk ditujukan menyelesaikan pekerjaan atau masalah yang dihadapi.

Di dalam suatu organisasi, biasanya semua anggota harus dilibatkan. Tidak mungkin satu pekerjaan dilakukan secara optimal jika dilakukan dengan model one man show. Untuk itu diperlukan penunjukkan seseorang yang mampu menjadi koordinator atau manajer yang bertugas menjadi pengendali kerja. Para anggota lain harus mengikuti dan menyesuaikan dengan manajer itu. Pada kondisi ini maka sinergi tentunya akan terjadi.

Jika yang terjadi para anggota bertindak di luar kendali manajer maka tentunya seperti roda tadi. Bukannya sistem bekerja, yang terjadi malah sistem menjadi hancur dan gigi-gigi roda menjadi rontok. Jadi bukannya masalah terselesaikan, melainkan pekerjaan menjadi tidak terselesaikan bahkan menambah menjadi masalah besar lainnya. Sementara di pihak pelaksana para anggota menjadikan semangat kerja menurun, ketidakpuasan akan organisasi, efek kesehatan dan lain-lain. Ujung-ujungnya jelas tidak sehat bagi organisasi tadi.

Contoh seperti ini ternyata juga tidak terjadi pada skala perusahaan saja. Hal ini juga terjadi dalam konteks kenegaraan. Pemimpin negara yang seharusnya melakukan sinergi yang sehat dalam bentuk koalisi partai. Sistem yang mestinya menghasilkan langkah memudahkan untuk penyelenggaraan negara, ternyata saat ini malah berefek kebalikannya. Sinergi dalam bentuk koalisi partai melalui setgab ini sering ditunggangi kepentingan partai yang berakibat sistem tidak berjalan lancar.

Ok jadi berhati-hatilah kalau pembaca mau menggunakan lambang roda gigi untuk mewakili proses sinergi. Gambar yang benar adalah seperti di bawah ini. Jika roda utama digerakkan maka roda-roda yang lain harus menyesuaikan putaran tersebut, sehingga proses berlangsung baik. Dalam hal ini sinergi dapat diharapkan berlangsung baik.

Sinergi yang saling mendukung gerak yang benar.

Sinergi yang saling mendukung gerak yang benar.

Peran koordinator untuk menjalankan sinergi.

Peran koordinator untuk menjalankan sinergi.

Iqmal Tahir

Iklan

2 responses »

  1. shantibaikhati berkata:

    Salam….nitip link ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s