Berikut ini tulisan tentang pengalaman unik yang terkait durian. Sebenarnya tidak semua orang suka makan durian, jadi kalau kebetulan ada teman yang sama-sama hobby makan durian dan gemar belanja durian lebih terasa menyenangkan. Di laboratorium tempat kerja saya ada teman yang ternyata suka durian juga. Teman ini ternyata di kampung asalnya juga memiliki lahan perkebunan dan di dalamnya juga banyak tumbuh pohon durian. Jadi semakin asyiklah (ini kalau pakai bahasa setempat berarti semakin seronok) saat dia membawa durian dari hasil kebunnya itu ke lab.

Durian yang dibawa itu kiriman dari orang tuanya yang kebetulan menengok teman ini. Waktu pagi dia datang ke lab, buah durian ini dibawanya. Tentu saja makan buah durian kurang enak kalau dimakan di pagi hari. Jadi ditunggu saja buat dibuka siang nanti.

Permasalahan yang kemudian muncul adalah di lab berupa ruangan dengan sirkulasi udara yang relatif tertutup dan biasa pakai ac dingin. Tidak mungkin untuk menyimpan buah durian dalam lab. Buah yang sudah matang itu memancarkan aroma durian yang khas dan kuat. Di dalam ruang yang tertutup, maka aroma ini akan tercium semakin kuat. Bagi orang yang tidak biasa tentu bisa menimbulkan rasa pusing. Takutnya lagi hal ini dapat membuat rasa tidak suka dari para pembimbing kita-kita kalau datang di lab. Harus dicari cara mengatasi penyimpanan buah durian matang ini.

Pikir punya pikir, buah durian yang tidak bisa disimpan di dalam ruangan, harus diletakkan di luar. Padahal lab ini berupa bangunan bertingkat dua. Kalau diletakkan di lab bawah jelas tidak mungkin karena banyak bahan kimia di sana. Akhirnya tercetus ide agar buah durian diletakkan di atas kompresor ac yang terletak di luar jendela. Jadi tinggal buka jendela dan buah durian langsung berada di luar. Aroma buah tidak mengganggu ruangan dalam lab dan dijamin tidak kena teguran dari prof.

Durian disembunyikan di luar jendela.

Durian disembunyikan di luar jendela.



AC pun bisa untuk tempat durian sementara.

AC pun bisa untuk tempat durian sementara.


Setelah makan siang, barulah tiba acara belah durian ini. Jadi kita tinggal buka jendela saja untuk mengambil durian di atas ac itu. Pokoknya enaklah namanya saja durian gratisan….
Begitu habis, kulit harus segera dimasukkan plastik dan dibuang ke luar. Kalau tetap dibuang ke tempat sampah dalam lab, maka bau akan tetap muncul.

Ok jadi besok-besok kalau ada yang mau mengirim durian ke sini, tidak masalah. Kita selalu ada cara untuk menyimpannya. Mungkin akan jadi masalah kalau mengirimnya satu kuintal, yang mungkin bikin penyangga ac akan jebol….

Saatnya belah durian....

Saatnya belah durian....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s