Satu wisata alternatif di daerah Purbalingga yang tidak boleh anda lewatkan adalah sajian agrowisata strawberry di daerah Karangreja. Daerah ini terletak di lereng gunung Slamet dengan hawa yang sejuk dan pemandangan alam yang indah.

Lokasi ini terletak di atas Goa Lawa kalau dari arah Pemalang atau dari Purbalingga lewat Bobotsari. Namun kalau dari Purbalingga disarankan lewat jalur yang lebih singkat lagi yakni lewat pertigaan Serayu sebelum Bobotsari untuk berbelok ke kiri dan langsung menuju ke Karangreja. Jarak dari Purbalingga sekitar 25 kilometer menggunakan jalan aspal hotmix tetapi sempit. Jalur berbelak belok dengan pemandangan desa yang indah. Di tengah perjalanan nanti akan melewati hutan pinus yang tertata asri dan dapat digunakan untuk tempat pemberhentian juga guna menikmati pemandangan. Dari sini masih berjarak sekitar 3 kilometer lagi sebelum akhirnya sampai di Karangreja, tempat agrowisata strawberry ini.

Lokasi tepatnya adalah terletak di desa Serang dan Kutabawa. Kutabawa juga merupakan desa terakhir sebagai home base bagi para pendaki sebelum naik ke gunung Slamet. Lokasi ini terletak pada ketinggian sekitar 1400 meter di atas permukaan laut, dengan demikian sudah berada daerah dataran tinggi dengan iklim pegunungan yang sejuk dan menyegarkan.

Agrowisata Strawbery ini merupakan kawasan obyek wisata potensial yang berbasis masyarakat. Kebun strawberry yang ada dikelola langsung oleh masyarakat. Di sana pengunjung dapat masuk ke kebun-kebun yang ada. Di lokasi ini umumnya masih bersifat tradisional, artinya pengunjung dipersilakan masuk ke kebun strawberry untuk melihat tanaman yang sedang dibudidayakan.

Kumpul di depan kebun strawberry.

Kumpul di depan kebun strawberry.



Buah strawberry menarik selera.

Buah strawberry menarik selera.

Di dalam kebun, sebenarnya pengunjung dapat memetik sendiri buah yang ada. Namun tidak disarankan untuk dimakan langsung melainkan harus dicuci terlebih dahulu. Jadi pengunjung dapat membawa keranjang plastik untuk menampung buah yang diinginkan untuk selanjutnya ditimbang dan dicuci bersih. Selanjutnya pengunjung juga ditawarkan untuk membeli buah strawbery segar yang sudah dipetik lainnya atau produk olahan dari buah strawberry ini. Setiap pekebun kadang memiliki persediaan buah strawberry dari kebun lain. Jadi kalau kebun yang didatangi pengunjung sedang belum banyak berbuah, pengunjung masih dapat berkesempatan menikmati buah strawberry segar ini.

Buah strawbery dijual per kilo, namun sebagian besar dijual per kemasan plastik yang berisikan buah strawberry sebanyak 20 buah. Buah yang dikemas ini telah dipotong dari daun dan telah dibersihkan sehingga siap untuk dimakan. Harga buah strawberry di sini kadang relatif tidak jauh berbeda dengan harga yang dipasarkan di supermarket, namun di sini pengunjung dapat keistimewaan dengan melihat atau memetik sendiri buah yang diinginkan.

Hamparan kebun straberry di Pratin, Karang reja Purbalingga.

Hamparan kebun straberry di Pratin, Karang reja Purbalingga.


Buah strawberry yang memancing dimakan langsung dari pohon

Buah strawberry yang memancing dimakan langsung dari pohon


Tanaman strawberry dalam polybag yang sudah berbuah. Dapat dibeli per polybag. lho...

Tanaman strawberry dalam polybag yang sudah berbuah. Dapat dibeli per polybag. lho...


Pemilik kebun sedang menyrotir hasil panen strawberry untuk dijual.

Pemilik kebun sedang menyrotir hasil panen strawberry untuk dijual.


Saat ini buah strawberry juga telah dapat diolah menjadi jenang dodol strawberry dan minuman segar jus buah strawberry. Produk seperti ini cocok untuk dibeli dalam jumlah banyak dan digunakan sebagai oleh-oleh keluarga dan handai tolan lainnya.

Selain kebun strawberry, pengunjung juga dimanjakan dengan keberadaan kebun sayur mayur lainnya. Seperti diketahui bahwa daerah ini juga merupakan pemasok bahan sayur mayur bagi daerah Banyumas dan sekitarnya termasuk ke daerah pantura sekitar Tegal dan Pekalongan. Beberapa jenis sayur seperti tomat, kentang, lombok, kol, daun muncang, sawi, welok / jipang dan lain-lain tersedia di sini. Di kebun ini pengunjung dapat melihat suasana kebun sayur dan diperbolehkan memetik sendiri sayur yang diinginkan untuk dibawa pulang. Harga sayur di sini jelas jauh lebih murah kalau dibandingkan dengan harga di pasar.

Meluangkan waktu di lokasi ini dapat berlangsung lama. Tiga jam juga sudah cukup untuk berjalan-jalan di lingkungan kebun yang sangat asri. Selain itu keramahan penduduk juga membuat kita betah di daerah sana. Tetapi jika diinginkan lebih lama lagi menikmati suasana yang ada atau ingin menghabiskan waktu liburan maka di lokasi ini juga tersedia beberapa rumah yang dapat disewa.

Beristirahat di hutan pinus yang asri.

Suasana sejuk sangat menyenangkan untuk bermain.

Pemandangan alamnya sungguh cantik.

Di beberapa halaman rumah penduduk sering terlihat banyak pohon bunga beraneka warna yang khas daerah pegunungan. Bunga yang paling menarik perhatian antara lain bunga kecubung dan bunga dahlia. Selain itu masih banyak bunga perdu yang khas seperti bunga tigawarna, bunga semak berwarna merah, gladiol dan aneka jenis bunga lainnya.

Bunga kecubung merupakan bunga dari tanaman kecubung dengan ketinggian sekitar 1-2 meter. Bunga yang berwarna jingga muda ini banyak terlihat menggantung di tangkai pohon. Bagi orang tertentu sering memanfaatkan biji kecubung ini untuk disalahgunakan sebagai bahan yang bersifat halusinogenik. Hanya memang dosisnya rendah sehingga tidak banyak yang melakukannya.

Bunga lain yang menarik adalah bunga dahlia. Bunga ini sangat banyak jenisnya ada yang tumpuk ada yang tunggal, ada yang berukuran kecil ada yang besar. Warna bunga dahlia juga beraneka macam seperti putih, merah, biru, kuning, ungu, pink dan lain-lain. Bunga ini sebenarnya mudah diperbanyak dengan menggunakan umbi akarnya, namun hanya bisa tumbuh kalau ditanam di daerah dengan ketinggian di atas 1000 meter dan daerah berhawa dingin saja.

Demikian sekilas informasi daerah obyek agrowisata di daerah Karangreja Purbalingga. Jika anda bosan dengan suasana kota dan ingin merasakan refreshing bersama keluarga, tidak ada salahnya berkunjung ke lokasi ini.

Iqmal Tahir

10 responses »

  1. Daplun mengatakan:

    ijin republish tulisan ini di kolom Blogger kotaperwira.com boleh ga, Pak?😀

    • Iqmal mengatakan:

      silakan, asal link sumbernya tetap dicantumkan…. sepertinya ada banyak tulisan yang soal purbalingga yang lain tuh, kalau mau dimuat juga….

      • Daplun mengatakan:

        link pasti disertakan, seperti artikel di kotaperwira.com yang lain, kalo ambil dari sumber lain pasti disertai link sumbernya

      • Iqmal mengatakan:

        ok, silakan….sebenarnya masih banyak ingin nulis soal wisata dan kuliner purbalingga juga, hanya belum sempat saja….

  2. yeti2010@yahoo.co.kr mengatakan:

    Wah mirip di dekat bandung juga ada tuh lokasi wisata sejenis. Jadi ingin pulang.

    • Iqmal mengatakan:

      Ya memang banyak lokasi wisata dataran tinggi sejenis yang tersebar di banyak tempat. Di Jawa Tengah juga ada Bandungan dan Kopeng. Di Jawa Timur ada di Batu Malang.

  3. ana mengatakan:

    Bagus. Aq pernah kesana juga..

    • Iqmal mengatakan:

      ya dicoba saja…. sayang sekarang gunung Slamet sedang agak aktif, jadi mungkin lain waktu saja, menunggu reda dulu batuk-batuknya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s