Buah durian telah lama diperjualbelikan di banyak daerah, baik di sentra penghasil buah durian itu sendiri ataupun di daerah perkotaan. Saya punya catatan sendiri soal jual beli buah durian ini khususnya yang berlangsung di daerah saya di Banyumas Jawa Tengah. Hal ini banyak terjadi saat saya masih kecil dulu, tetapi sekarang sudah banyak menghilang, walaupun sebenarnya masih ada juga penjual durian yang masih melakukannya. Hal ini berupa penggunaan daun kelapa untuk pengikat buah durian.

Pada waktu itu seperti yang saya ingat, para penjual durian selalu mengemas buah durian dengan menggunakan daun kelapa. Buah durian yang berduri tajam menjadi dapat diangkut dengan lebih mudah setelah diikat masing-masing dengan bantuan daun kelapa ini. Daun kelapa yang panjang dan lengkap dengan lidinya digunakan semacam tali untuk dilingkarkan pada buah durian. Satu buah umumnya diikat dengan menggunakan dua helai daun kelapa bersilangan. Kemudian pada ujung atas buah, kedua daun kelapa diikat dengan menggunakan tali dari bambu apus.

Buah durian yang telah diikat seperti itu dapat digantung dengan mudah di bambu penggantung. Selain itu buah durian juga dapat disatukan satu sama lain untuk dijual secara borongan. Umumnya empat buah durian dijadikan satu untuk dijual dalam satu harga.

Tentu saja ada saja kekurangan sistem ini bagi para pembelinya. Buah durian lokal kadang memiliki cacat seperti rusak akibat kena ulat atau berlubang dimakan tupai. Cacat seperti ini kadang diakali oleh para penjualnya supaya tidak terlihat dengan jalan menutup bagian rusak tadi dengan daun kelapa pengikatnya. Kalau sudah seperti ini maka memang terlihat buah durian menjadi bagus untuk dipilih oleh para pembelinya. Memang jadinya agak menipu bagi para pembeli yang tidak teliti.

Durian digantung pakai tali plastik.

Durian digantung pakai tali plastik.



Memilih buah durian.

Memilih buah durian.


Saat ini penjualan buah durian tidak lagi menggunakan daun kelapa sebagai pengikatnya melainkan menggunakan tali rafia. Tali ini juga digunakan untuk menggantungkan buah durian di penggantungnya supaya menarik perhatian orang lewat supaya mampir membeli. Termasuk juga buah durian akan terlihat semua jadi pembeli dapat mudah untuk memilih dengan teliti buah yang akan dibelinya.

Sebenarnya dengan konsep jaminan atau garansi dari penjualnya untuk memberikan buah yang baik kepada para pembelinya maka dikemas dengan cara apapun akan memberikan kepastian kualitas. Jadi dengan menggunakan daun kelapa pun kalau penjual tidak bermaksud menipu maka pembeli akan merasa puas.

Dengan menggunakan daun kelapa memang lebih bersifat ramah lingkungan. Daun kelapa dapat dibuang dan terkomposkan di alam karena bersifat biodegradable. Daun kelapa ini relatif tidak perlu dibeli oleh para penjualnya sehingga tidak menambah modal dibandingkan dengan bahan plastik.

Namun memang saat ini kemajuan teknologi telah menggeser peran bahan-bahan alam yang tersedia melimpah di sekitar kita. Termasuk dalam hal ini daun kelapa untuk mengikat buah durian pun telah tergeser perannya oleh tali plastik yang tidak ramah lingkungan.

Satu hal yang jelas, kalau sekarang banyak orang membeli durian untuk kemudian dibawa pulang maka dengan daun kelapa ini juga dapat menimbulkan masalah. Bagi pembeli yang menggunakan mobil mungkin akan tidak jadi soal. Bagi pembeli yang menggunakan kendaraan bermotor, sering juga membawa buah durian untuk diikat di bagian belakang motor dengan menggunakan tali plastik ini. Kalau dengan menggunakan daun kelapa tentu saja menjadi tidak mungkin karena bisa saja terjatuh.

Keberadaan para penjual durian yang menggunakan pengikat buah dari daun kelapa ini ternyata masih ada juga saat ini. Kalau pembaca mau melihat mungkin dapat menjumpainya saat melewati daerah Sumpyuh atau Buntu di Kabupaten Banyumas. Meskipun tinggal sedikit karena lebih banyak lagi penjual yang tetap memilih meninggalkannya untuk beralih dengan menggunakan tali plastik.

Tali plastik untuk menggantung durian.

Tali plastik untuk menggantung durian.

6 responses »

  1. Abdulkholiq mengatakan:

    Jadi ingat waktu jual durian yang matang di pohon di Karangpndan, sebelum tahun 2002an. Salam kenal dari adik angkatan Kimia-1989.

  2. yeti2010@yahoo.co.kr mengatakan:

    Mengapa tidak buat kemasan khusus untuk buah durian saja, dijamin para penggunanya senang karena tidak takut lagi tertusuk duri-durinya….

  3. deny mengatakan:

    saya deny penjual durian dari medan,siapatau anda kekurangan buah,bisa hubungi saya ke nomor hp ini:0853 5979 0838.saya bisa sediakan durian bulat dan daging durian beku.salam kenal bung Iqmal.

    • Iqmal mengatakan:

      salam kenal bang…silakan yang mau pesan, bisa langsung hubungi kontak yang bersangkutan…. Jangan lupa boleh juga kirimi contohnya nih….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s