Lagu kebangsaan bagi suatu negara merupakan suatu simbol kebangsaan yang patut dijaga dan dihormati oleh setiap warga negara. Simbol kebangsaan ini dapat mewujudkan rasa nasionalisme dan patriotisme untuk menjunjung tinggi kehormatan bangsa. Selain lagu kebangsaan masih ada lagi adalah bendera nasional.

Bagi bangsa Indonesia, lagu kebangsaan nasional adalah lagu Indonesia Raya dan bendera nasional adalah bendera merah putih. Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman yang merupakan putera kelahiran daerah Purworejo dan sekarang juga sudah diangkat menjadi pahlawan Nasional.

Rasa patriotisme dengan menyanyikan lagu kebangsaan ini kalau dulu terasa saat berjuang melawan penjajah, dalam upacara kemerdekaan atau upacara nasional lain. Jiwa perjuangan akan menyala berkibar dengan pembacaan lirik yang kuat dalam lagu kebangsaan ini. Kalau sekarang lagu kebangsaan diperdengarkan saat momen-momen tertentu atau saat dilaksanakan pertandingan olahraga.

Bendera kebangsaan Indonesia.

Bendera kebangsaan Indonesia.


Lagu kebangsaan ini sudah biasa diperdengarkan pada acara olahraga yang mewakili bangsa. Kalau pertandingan sepakbola biasa diperdengarkan pada saat sebelum acara sepakbola itu dilangsungkan. Kalau pada ajang olahraga lain sering diperdengarkan pada saat penyerahan medali bagi para pemenangnya. Tentu saja hanya lagu kebangsaan dari pemenang juara pertama saja atau peraih medali emas kejuaraan tersebut. Dengan memperdengarkan lagu kebangsaan ini dapat memberikan semangat juang bagi para atlet olahraga untuk memberikan prestasi terbaiknya.

Satu hal yang menarik adalah saat dilakukan peristiwa sidang yang bertempat di parlemen tempat para wakil rakyat bersidang. Dari berbagai sumber berita muncul informasi bahwa lagu kebangsaan ini pernah dilupakan pada acara sidang paripurna anggota dewan tahun 2009 lalu. Bahkan hal ini pernah diungkapkan seorang pimpinan dewan yang menyatakan tidak ada ketentuan untuk menyanyikan lagu kebangsaan ini di dalam sidang dewan. Padahal dalam tata tertib anggota dewan itu sendiri sudah dijelaskan soal kewajiban menyanyikan lagu kebangsaan ini.

Soal nasionalisme para wakil rakyat yang terhormat ini memang terkadang patut dipertanyakan. Bandingkan saja dengan seorang sopir truk yang pernah saya jumpai di suatu jalan di Yogyakarta. Tidak sengaja pandangan mata saya waktu itu tertuju pada tulisan di belakang bak truk itu yang menyatakan nasionalisme dengan penulisan Indonesia Raya. Salut atas nasionalisme supir truk tersebut. Sudah seharusnya kita semua belajar dari sang supir truk ini untuk selalu menghormati lagu kebangsaan kita ini.

Bak truk yang bertuliskan semboyan nasionalis

Bak truk yang bertuliskan semboyan nasionalis

Pesan nasionalis dan mengajak pada persatuan.

Pesan nasionalis dan mengajak pada persatuan.

Sebagai penutup maka saya tuliskan kembali lirik lengkap lagu Indonesia Raya ini. Meskipun saya yakin sebagian besar dari kita sudah hafal namun tidak ada salahnya kita hayati lagi lirik lagu kebangsaan kita ini.

INDONESIA RAYA

I

Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.

II

Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.

III

Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N’jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.

S’lamatlah rakyatnya,
S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg’riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s