Di depan rumah kami di desa Blater Kalimanah Purbalingga, berdiri sebuah tugu monumen di tepi jalan raya Purbalingga-Purwokerto sekitar titik km 5,6. Akan tetapi saat ini saya yakin tidak banyak orang tahu akan keberadaan tugu monumen ini. Saat ini seseorang mungkin baru bisa tahu setelah ditunjukkan secara pasti keberadaannya karena sekarang mungkin orang sudah acuh dan benar-benar tidak memperhatikan akan keberadaan monumen ini.

Kalau dulu sewaktu tahun 80an mungkin tugu monumen ini terlihat jelas dari jalan. Walaupun berukuran tidak terlalu besar, namun karena di sebelah kanan kiri berupa sawah sehingga tidak terhalang dari arah jalan. Bangunan tugu ini terletak sekitar 6 meter dari bahu jalan raya dan terpisahkan oleh jalan kereta api. Namun setelah jalan kereta api mati dan kemudian tanah tersebut disewakan oleh PJKA maka di sepanjang jalan kereta api ini banyak berdiri bangunan. Termasuk juga bangunan di dekat monumen ini yang kemudian berakibat menutup pemandangan ke arah tugu monumen ini. Saat ini di sisi kanan monumen terdapat bangunan bengkel tambal ban kendaraan bermotor. Praktis keberadaan bangunan tugu ini terlihat kalau kita berhenti dan memandang persis dari arah depan saja. Sungguh merana memang.

Tugu monumen perjuangan di desa Blater Purbalingga.

Tugu monumen perjuangan di desa Blater Purbalingga.

Bangunan monumen ini sebenarnya didirikan untuk mengenang jasa para pejuang bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk diketahui saat tahun 1947 saat agresi Belanda I menyerbu banyak daerah termasuk daerah Banyumas dan sekitarnya. Pasukan Belanda waktu itu bergerak masuk dari berbagai arah termasuk akan menuju Purwokerto. Dengan pertimbangan taktik waktu itu serangan Belanda dilakukan melalui jalur Bobotsari-Purbalingga kemudian menuju Purwokerto. Saat di Bobotsari pejuang Indonesia tidak dapat menahan serbuan pasukan Belanda ini. Kemudian setelah bantuan pasukan pejuang datang, Belanda kembali ditahan dengan pertempuran di dekat kali Ponggawa, yang  saat ini merupakan batas antara desa Blater dan Sidakangen. Saat itu pertempuran berlangsung sanagt sengit dan terjadi selama sehari penuh. Dari kedua belah pihak mengalami banyak korban. Namun karena persenjataan Belanda lebih kuat dan menggunakan panser, maka pasukan pejuang kemudian menggunakan taktik ‘Hit and Run’ yang artinya menembak terus lari. Meskipun demikian pada akhirnya pejuang Indonesia akhirnya kalah karena memang kalah persenjataan. Diketahui bahwa saat itu di pihak TNI telah gugur sebanyak 28 orang dan kemudian jenazah mereka dikubur di sekitar lokasi yang akhirnya secara berangsur kerangka para pahlawan itu dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Purbosaroyo Kalikabong.

Prasasti kecil di dinding tugu.

Prasasti kecil di dinding tugu.

Mengenai kondisi taman makam pahlawan yang terletak di kota Purbalingga itu sekarang memang terjaga rapi. Untuk monumen yang di desa Blater ini yang relatif kurang terpelihara. Bangunan ini berupa tugu vertikal dengan ketinggian sekitar 3 meter bersegi lima. Di bagian bawah terdapat prasasti bertuliskan tanggal pertempuran 5 Juli 1947 dan tulisan Wasita Suci Kusumanegara. Tugu ini terletak di lokasi lahan kosong berukuran 3 kali tujuh meter dengan pagar keliling berketinggian setengah meter.

Mungkin bagi banyak orang sekarang monumen ini sudah tidak berarti lagi, namun bagi para keturunan pejuang yang gugur membela kemerdekaan ini akan terasa sangat berarti. Oleh karena itu keberadaan tugu monumen ini hendaknya tetap dapat dipertahankan dan jika mungkin selalu dijaga dari tangan-tangan jahil atau dari kerusakan yang tidak semestinya.

One response »

  1. […] ini juga dapat dibaca di blog saya (baca di sini). […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s