Setiap setelah melakukan aktivitas memasak di dapur, khususnya setelah mengiris cabe, maka ada efek yang kemudian masih terasa di kulit. Efek berupa rasa panas yang terasa di permukaan kulit tangan akan terasa sampai sekian jam. Ini juga saya alami sendiri, jadi bukan berdasarkan cerita orang. Terus terang saya sendiri sekarang punya rutinitas memasak, termasuk dengan menggunakan cabe atau caberawit untuk pembuat rasa pedas.

Cabe memang sering saya gunakan untuk masakan yang saya siapkan. Mulai dari nasi goreng, mi, sayur oseng-oseng, termasuk sambal kecap, jenis masakan yang bisa saya buat, maka cabe selalu salah satu bahan yang digunakan. Kalau masak daging atau seafood yang dibuat oseng-oseng cabe maka jumlah cabe menjadi lebih banyak lagi. Ingin pedas maka biji jangan diikutkan dan cabe dapat diiris miring. Jika ingin pedas maka cabe dipotong melintang biasa dan biji dalam cabe itu diikutkan untuk dimasak.

Meskipun tangan dicuci bersih setelah selesai memasak, biasanya efek panas ini tidak bisa hilang. Tangan tetap terasa panas di kulit akibat bersentuhan dengan cabe saat mengiris, khususnya jika sering terkena biji buah cabe. Ternyata bagi orang lain hal ini juga sudah sesuatu hal biasa dan konsekuensi jika banyak mengiris cabe.

Mengiris cabe yang membuat risiko panas di kulit.

Mengiris cabe yang membuat risiko panas di kulit.


Cabe rawit kaya akan capsaicin.
Dari sini terpikir untuk mengatasi supaya tidak terkena efek panas ini. Saran terbaik adalah dengan menyuruh orang lain untuk melakukan pekerjaan memotong-motong cabe ini, eh… salah, bukan ding…. cabe hendaknya bukan dipotong dengan pisau tetapi diblender. Langkah ini bisa sekalian membuat adonan bumbu karena proses memblender bisa sekalian dengan langkah menghaluskan bumbu-bumbu yang lain. Tetapi kalau jumlah bumbu yang digunakan sedikit maka hal ini menjadi kurang efisien. Lagipula sering banyak masakan akan menghasilkan rasa yang berbeda jika cabe dipotong-potong dibandingkan dengan diblender.

Kalau mau melindungi tangan saat memotong cabe ini supaya terhindar dari rasa panas tadi, maka ada pilihan menggunakan sarung tangan. Saat ini banyak tersedia sarung tangan disposable dari plastik atau dari lateks untuk keperluan tertentu. Sarung tangan ini boleh dijadikan  pilihan hal ini.

Bagi orang kimia tentunya ada pemikiran lain untuk mengatasi rasa panas ini. Untuk diketahui kalau efek panas dan rasa pedas dari cabe disebabkan karena keberadaan molekul penghasil pedas yang disebut sebagai capsaicin. Struktur capsaicin diberikan pada gambar berikut. Jika kita dapat memperoleh bahan pembersih yang dapat melarutkan senyawa capsaicin maka kita mengatasi rasa panas di kulit tangan.

Kalau dilihat dari struktur tersebut maka diketahui senyawa itu relatif lebih bersifat non polar. Oleh karena itu kita dapat mengetahui kalau hanya dicuci dengan air biasa maka capsaicin tetap dapat melekat di kulit karena capsaicin tidak dapat larut baik dalam air. Untuk itu kita perlu mencoba mencari pelarut yang non polar. Pelarut organik yang non  polar banyak tersedia seperti heksana, chloroform, CCl4, atau yang lain, tetapi pelarut seperti ini tentu saja kurang baik untuk mencuci tangan, karena harganya mahal dan ada efek pencemaran lingkungan jika terbuang.

Struktur molekul capsaicin penyebab rasa panas di kulit.

Struktur molekul capsaicin penyebab rasa panas di kulit.

Bahan pencuci tangan untuk mencegah efek rasa panas ini dapat diformulasikan khusus. Salah satu bahan yang bersifat non polar adalah minyak nabati. Oleh karena itu bahan penghilang rasa panas ini dapat dibuat dengan menggunakan minyak nabati ini misal dari minyak sawit atau minyak kelapa. Jika mau digunakan langsung tentu saja bisa, hanya saja sering menimbulkan bau dan kesan licin di kulit. Formulasi minyak untuk bahan lotion penghilang rasa panas ini dapat dibuat dengan penambahan bahan aditif tertentu seperti stabilizer, emulsifier, pewangi dan aditif lainnya.

Siapa tertarik meneliti ini lebih lanjut ? Hubungi saya untuk kontak lebih lanjut.

PS. Dari hasil penelusuran di internet ternyata banyak yang mengulas tips praktis menghilangkan rasa panas ini, antara lain di sini, di sini dan di sini (baca yang di bagian bawah sendiri).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s