Pada tulisan sebelumnya telah disebutkan acara wisata tidak sengaja dengan berkunjung ke perkebunan bunga Sedap Malam di Grabag Magelang (baca tulisan di sini). Aroma wangi tanaman sedap malam memang menarik orang untuk memajangnya dalam rangkaian bunga.

Kalau di Grabag, bunga biasa dipasarkan di pasar bunga Bandungan, Ambarawa. Petani bunga di Grabag perlu melakukan inovasi untuk dapat menciptakan pasar tersendiri sehingga keuntungan mereka dapat lebih meningkat. Apabila berharap orang datang seketika untuk membeli produk bunga hasil perkebunan mereka, mungkin tidak terlalu besar jika tidak ada inovasi tertentu. Hal ini karena pasar di Bandungan sudah lama berkembang dan memiliki jaringan pemasaran bunga khusus, serta di sana juga tidak hanya bunga sedap malam saja yang diperjualbelikan melainkan berbagai jenis bunga potong lainnya. Grabag juga belum dikenal sebagai daerah tujuan wisata. Meskipun potensi untuk ke sana tetap ada karena tidak jauh dari jalur jalan raya Semarang-Yogya. Di sekitar daerah Grabag juga terdapat wisata kecil seperti telaga Bleder, air terjun Umbul langit, daerah hutan wisata gunung Telomoyo, dan Kopeng.

Potensi wisata khusus adalah diciptakan daerah agrowisata bunga sedap malam di Grabak ini. Daerah yang masuk kabupaten Magelang ini memiliki kondisi yang mendukung. Jika di dekat daerah ini ada agrowisata perkebunan kopi, maka peluang agrowisata bunga sedap malam juga sangat mendukung. Tentu saja harus ada usaha untuk menjadikan peluang ini lebih menjual.

Beberapa hal yang harus dibenahi antara lain adalah masalah kesiapan masyarakat setempat dan dukungan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah daerah. Terkait dengan keunggulan utama berupa produk sedap malam ini maka beberapa aktivitas dan usaha dapat dilakukan dengan menggunakan produk bunga sedap malam ini.

Bunga sedap malam menjelang pemetikan.

Bunga sedap malam menjelang pemetikan.

Petak kebun umur 2 bulan.

Petak kebun umur 2 bulan.

Perkebunan bunga sedap malam perlu dikembangkan secara lebih intensif dengan teknik budidaya yang dapat menghasilkan produk lebih optimal. Pengelolaan perlu dibuat dengan menggunakan kelompok petani bunga. Tujuannya adalah agar lebih terorganisir sehingga produk bunga sedap malam tersedia sepanjang waktu, sehingga orang yang datang berwisata dapat selalu memperoleh suguhan bunga dan membeli bunga ini. Dengan kelompok petani bunga ini diharapkan juga dapat mengatur sehingga tidak ada persaingan pasar yang merugikan.

Pengunjung yang datang ke sini nantinya dapat melihat suasana perkebunan bunga sedap malam. Di sini disediakan wisata edukasi berupa budidaya bunga sedap malam ini. Kepada pengunjung dapat berkunjung langsung ke kebun dan melihat pelaksanaan budidaya ini. Pengunjung jika perlu mencoba melakukan penanaman tanaman bunga ini sendiri di tempat lahan yang disediakan. Setelah itu dapat pula mencoba pemetikan tangkai bunga yang siap panen. Suasana seperti inilah yang coba dijual sebagai komoditi agrowisata khusus ini.

Tempat yang dicari pengunjung adalah dapat berupa tempat khusus yang didesain khusus untuk aktivitas ini. Model yang bisa digunakan adalah dapat meniru pada agrowisata strawberry atau salak pondoh. Pada tempat ini juga bisa disediakan rumah makan dengan suasana pedesaan serta fasilitas tempat bermain untuk anak-anak.

Seperti halnya pada agrowisata strawberry yang menyediakan penjualan tanaman dalam pot, untuk tanaman bunga sedap malam juga memungkinkan hal yang sama. Dengan menggunakan pot atau polybag ukuran besar maka pengunjung dapat membeli tanaman sedap malam yang siap berbunga. Pengunjung tentu senang karena tidak harus repot bercocok tanam dan harus merawat sampai 2-3 bulan, mereka bisa langsung memperoleh bunga yang siap tanam.

Situasi persawahan dan kebun sedap malam di daerah Grabag (Gambar dari Google Earth)

Situasi persawahan dan kebun sedap malam di daerah Grabag (Gambar dari Google Earth)

Di lokasi ini juga bisa dilakukan aktivitas merangkai bunga bagi pengunjung. Pada waktu-waktu tertentu diadakan festival atau lomba merangkai bunga. Aktivitas-aktivitas seperti ini tentunya akan dapat memancing pengunjung untuk datang ke lokasi agrowisata ini.

Satu aktivitas yang menarik lainnya adalah penyediaan bunga sedap malam beraneka warna. Untuk diketahui bunga sedap malam ini adalah berwarna putih dengan semburat ungu pada bagian ujungnya. Dengan teknik tertentu maka bisa dibuat warna artifisial untuk membuat bunga sedap malam lebih menarik lagi. Pengunjung yang tertarik hal ini dapat diajari teknik pembuatan bunga sedap malam aneka warna  ini. Selain itu juga disediakan penjualan bunga sedap malam warna-warni yang sudah jadi ini.

Dengan melihat uraian di atas maka peluang agrowisata bunga sedap malam di daerah Grabak atau daerah lain pun dapat dikembangkan. Penggerak hal ini dapat dilakukan secara internal oleh kalangan pemuda dari daerah setempat ataupun bagi investor lokal untuk mencoba hal ini. Saya yakin hal ini dapat berkembang baik jika dikelola maksimal.

Berjumpa pemilik kebun sedap malam di Grabag.

Berjumpa pemilik kebun sedap malam di Grabag.

Iklan

2 responses »

  1. lusi berkata:

    Maaf pak kalo saya minta alamat atau no telp petani nya bisa kah? kr sayamau pesan bunga sedap malan yg sdh jadi . saya dari jogja nuwun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s