Perairan laut di Indonesia masih dapat disyukuri karena memiliki kekayaan biota laut yang cukup tinggi termasuk di antaranya berupa hamparan padang koral (coral reef) yang sangat mempesona. Padang koral ini merupakan hunian dan surga bagi para penghuni laut khususnya hewan coral, ikan, udang dan lain sebagainya. Bagi manusia keberadaan padang koral ini dapat juga sebagai atraksi khusus untuk wisata atau olahraga air berupa selam (scuba diving) atau sekedar snorkling. Dengan keberadaan banyak spot padang coral di Indonesia mestinya dapat membangkitkan kesadaran rakyat Indonesia untuk mensyukuri dan mencoba mengeksplorasi secara positif. Pelestarian padang koral ini hendaknya tetap dijaga dengan selalu mengantisipasi langkah-langkah perusakan oleh manusia.

Di Indonesia, berbagai hamparan padang koral yang masih cukup baik tersebar di banyak tempat seperti di Aceh, Karimunjawa, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi dan tentu saja yang paling bagus adalah di Raja Ampat, Papua. Untuk dapat mencapai tempat-tempat tersebut tentu saja diperlukan faktor perjalanan yang relatif cukup jauh dengan akses sarana transportasi yang belum banyak kecuali Bali, Lombok, Karimunjawa atau Manado (Sulawesi). Jadi wisata untuk dapat melihat padang koral ini mungkin hanya bisa dilakukan oleh sebagian orang yang memang berminat dan memiliki uang.Mengingat jumlah laut di Indonesia yang cukup luas, maka perlu dipikirkan pembuatan padang koral secara artifisial.

Perairan Karimun Jawa – 2006


Rumpon buatan yang ada di dasar laut.

Rumpon buatan yang ada di dasar laut.

Untuk diketahui pertumbuhan koral memerlukan waktu yang sangat lama dan tidak bisa dilakukan secara instan. Dengan demikian penyiapan padang koral artifisial juga harus dilakukan secara berkelanjutan dengan upaya penjagaan yang rutin. Ide pembuatan padang koral artifisial adalah dengan meniru keberadaan kapal-kapal yang tenggelam di dalam laut. Setelah memakan waktu puluhan tahun ternyata di tubuh bangkai kapal yang tenggelam tersebut kemudian tumbuh biota koral dan sebagai hunian ikan-ikan. Permukaan bagian-bagian bangkai kapal ini kemudian akan terlapisi oleh bunga karang yang melekat dan tumbuh terus menerus. Pada akhirnya situs kapal ini akan menjadi semacam rumpon bagi kehidupan biota koral.

Pembuatan rumpon untuk dijadikan padang koral ini ternyata juga dilakukan di Amerika Serikat dengan memanfaatkan ban-ban bekas. Ban ini ditenggelamkan di dasar laut di kawasan Fort Lauderdale, AS pada tahun 1970an. Saat ini kumpulan ban-ban bekas ini telah membentuk padang koral artifisial. Akan tetapi mengingat saat itu penenggalaman ban ini juga bersamaan dengan pembuangan bahan industri secara bersamaan, sehingga saat itu justru banyak mematikan koral alami. Untuk diketahui bahwa sebelum tahun 1970an, AS banyak membuang limbah industri ke lautan termasuk juga limbah radioaktif. Hal inilah yang banyak menyebabkan kerusakan perairan termasuk kawasan padang koral ini. Oleh karena itu pembuatan padang koral seharusnya diatur dengan menggunakan bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

Timbunan ban bekas di laut di pesisir negara AS.

Timbunan ban bekas di laut di pesisir negara AS.

Sekitar awal tahun 1990an, di Jakarta mulai terjadi kebijakan pengurangan kendaraan becak yang beroperasi di kawasan ibukota Indonesia ini. Keberadaan becak-becak hasil sitaan ini kemudian dimanfaatkan untuk dijadikan rumpon di kawasan kepulauan Seribu. Becak-becak ini ditenggelamkan di suatu kawasan dengan harapan beberapa tahun kemudian dapat menjadi kawasan padang koral baru. Meskipun tentunya proses ini akan memerlukan waktu yang panjang, tetapi langkah ini patut diapresiasi.

Penggunaan ban bekas untuk rumpon juga telah dilakukan di Indonesia dengan contoh-dontoh yang saya tampilkan di bagian berikut ini.

Pemanfaatan ban bekas untuk rumpon di Indonesia.

Pemanfaatan ban bekas untuk rumpon di Indonesia.

Pemanfaatan ban bekas untuk rumpon di Indonesia.

Pemanfaatan ban bekas untuk rumpon di Indonesia.

Dengan demikian keberadaan padang koral baru ini dapat memberi manfaat bagi biota laut untuk memperoleh tempat hunian baru. Bagi penduduk sekitar juga nantinya dapat memberi manfaat dengan peningkatan populasi ikan atau hewan laut lainnya yang dapat digunakan sebagai sumber penghidupan. Selain itu kawasan ini juga dapat menjadi tempat wisata baru untuk alternatif lokasi selam sebagai padang koral artifisial.

Contoh coral reef yang sehat untuk hunian banyak ikan.

Contoh coral reef yang sehat untuk hunian banyak ikan.

One response »

  1. M.Tamrin mengatakan:

    Selamat siang siang pa kenalkan nama saya M.Thamrin Dari CV.FAMILY JAYA GRUP kebetulan saya bergerak di bidang produksi tali di sini saya menyediakan berbagai jenis macam tali.
    Tali yang sering saya produksi ada macam macam jenis nya diantara nya
    1 Tali rumpon jenis PP
    2 Tali rumpon rapiah
    3 Tali rumpon jenis sol
    4 Tali Dogol
    5 Tali Pakal
    Dini saya juga lagi mau mengebangan tali dari bahan serabut kelapa.tapi kebetulan karna mesin produksi nya dalam proses pembuatan jadi belum bisa di kembangkan.
    Sekira nya ada diantara bapak2/ibu2 yg sedang mencari tali bisa hubungi saya langsung di no Hp 082379070732/BBM 530999CF /EMAILmulya.abadi53@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s