Kesal Urutan Penyajian Pesanan

Saya beberapa kali pindah tempat makan hanya karena alasan sepele. Sepele mungkin bagi beberapa orang, tetapi menjengkelkan sekali bagi yang mengalaminya.

Kadang-kadang memang kami memerlukan beli makanan dari luar untuk dibawa pulang. Untuk makanan seperti gorengan, roti bakar, martabak atau makanan sejenis yang memang harus dibawa pulang, memang tidak ada masalah. Pengunjung datang dan antre untuk dilayani. Hal yang sama sebenarnya untuk makanan yang memerlukan waktu penyajian khusus, seperti bakso, mi ayam, mi jawa dan lain-lain. Hanya saja untuk jenis ini, antre pengunjung akan relatif lebih lama dan tentu saja bosan untuk menunggu pesanannya.

Saya menyiasati waktu tunggu yang lama ini dengan memesan juga satu porsi makanan untuk disantap di warung itu. Jadi sambil menunggu bisa langsung menikmati minuman yang lebih cepat dihidangkan dan kemudian pesanan makanan datang. Setelah selesai makan, baru mengambil pesanan yang untuk dibawa pulang.

Mi ayam pesanan

Mi ayam pesanan

Baca lebih lanjut

Jemaat Mimbar Jumat yang Khusyu Ber-hape-ria

Sejak kecil sudah dibiasakan untuk patuh dan khusyuk mendengarkan kutbah saat ibadah sholat Jumat. Namun kadang ada saja gangguan untuk dapat benar-benar khusyuk. Kalau saya yang sering mungkin harus menahan rasa kantuk ataupun kadang pikiran mengembara kemana-mana. Tetapi tentu saja harus menekan rasa itu dan kembali tekun mendengarkan kutbah sampai selesai.

Soal kewajiban jemaah sholat Jumat untuk khusyuk mendengarkan kutbah itu termasuk sunnah bahkan merupakan keutamaan. Hadistnya jelas, saya kutipkan dari sumber ini, yakni:

  • Barangsiapa yang mandi kemudian mendatangi Jum’at, lalu ia shalat semampuannya dan diam (mendengarkan khutbah) hingga selesai, kemudian ia lanjutkan dengan shalat bersama Imam, maka ia akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu dan hari jum’at yang lain. Dan bahkan hingga lebih tiga hari. (Shahih Muslim : 857 – 26)
  • Barangsiapa yang berwudlu, lalu ia menyempurnakan wudlunya, kemudian mendatangi Jum’at, mendengarkan (khutbah) tanpa berkata-kata, maka akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukannya) antara hari itu dengan hari jum’at yang lain, ditambah tiga hari. Dan barangsiapa yang memegang-megang batu kerikil, maka ia telah berbuat kesia-siaan. (Shahih Muslim : 857 – 27)

Baru-baru ini saya mengikuti sholat Jumat di masjid baru di dekat rumah. Saya kebetulan agak datang terlambat jadi dapat tempat di bagian luar. Tahu sendiri kan, kondisi lalu lintas kota Yogya kalau hari jumat sekitar jam 11an. Ada tampilan yang jadinya ikut mengurangi tekad saya untuk menjaga kekhusyukan mendengarkan sholat Jumat. Salah satu jemaat di depan saya itu asyik saja bermain hape.

Mendengarkan kutbah sambil berhape ria

Mendengarkan kutbah sambil berhape ria

Baca lebih lanjut

Salah Hitung Kalee…

Papan nama sering digunakan untuk tanda suatu tempat, baik tempat usaha komersial atau tempat-tempat lainnya. Usaha toko, bengkel, pabrik, rumah makan, dan berbagai jenis usaha lainnya perlu untuk memasang papan yang bermanfaat bagi orang untuk menemukan dengan jelas. Papan nama semestinya harus dibuat dengan tulisan identitas yang jelas. Jika perlu diberi ilustrasi yang menarik bagi orang yang melihatnya.

Seperti yang sudah saya sebutkan bahwa selain nama, perlu ada ilustrasi tambahan untuk menarik orang. Soal tambahan ilustrasi ini bisa tulisan promosi, gambar atau ilustrasi lainnya. Tulisan ini hendaknya memberi kesan positif terhadap orang untuk semakin tertarik.

Soal tambahan ilustrasi ini menemukan hal yang menggelitik. Ini info papan nama di negeri jiran di salah satu ruas jalan tempat saya sering lewat kalau ke lab. Papan nama ini milik seorang yang membuka rumah makan atau kedai makan. Menu makanan yang ada berupa masakan khas beberapa jenis gulai yang disajikan selalu dalam keadaan panas. Masakan tersebut dimasak dalam wajan besar atau kuali yang dipanaskan dalam api sedang. Mengingat penggunaan wajan besar itu maka disebut juga gulai kawah. Di restoran tersebut jenis gulai yang ada cukup banyak terdiri dari 7 jenis, dan masing-masing disiapkan dalam dua wajan. Hal ini untuk menyediakan jumlah masakan yang cukup untuk banyak orang sehingga keleluasaan pengunjung terpuaskan. Akan tetapi penulisan pada papan nama itulah yang bikin pikiran sedikit berkerut. Silakan saja lihat pada gambar berikut.

Salah hitung matematika

Salah hitung matematika


Baca lebih lanjut

Antre Model Duduk yang Malah Merepotkan

Orang antre itu dilakukan untuk menunggu giliran dalam melakukan sesuatu. Aktivitas antre dilakukan saat orang banyak melakukan hal yang sama. Untuk menghindari kesemrawutan maka dibuatlah sistem antre sehingga aktivitas dapat dilakukan secara lancar. Orang dapat antre satu per satu secara berturutan sesuai dengan kedatangan mereka. Jadi berlaku sistem first in – first out dan last in-last out. Biasanya antre dilakukan untuk kegiatan pembelian di kasir, pembayaran di loket-loket, transaksi di bank atau counter, pintu masuk gerbang atau ruangan, pembagian paket bantuan/sumbangan dan lain sebagainya.

Dulunya memang orang cenderung datang terus berdesakan untuk minta dilayani pertama kali, tidak peduli sudah ada yang duluan atau belum. Akibatnya tentu akan terjadi suasana yang tidak menyenangkan, khususnya ketidakadilan bagi yang datang awal-awal. Situasi seperti ini mungkin saja malah akan dapat berakibat  kekacauan, bahkan di beberapa kasus sampai memakan korban. Untuk menjaga ketertiban urutan pelayanan ini maka dibuatlah sistem antre.

Dalam melakukan antre, sistem yang paling umum adalah orang berdiri berbaris rapi satu per satu. Orang yang berada di depan sendiri akan memiliki jatah untuk mendapatkan layanan terlebih dahulu dan kemudian disusul dengan orang-orang yang berada di belakangnya. Barisan ini akan maju perlahan sehingga orang yang berada di belakang akan dapat maju pada gilirannya di depan sendiri.

Sistem antre dengan cara berdiri ini kemudian diganti dengan model penomoran. Orang yang datang pertama akan mendapat nomor awal dan diikuti nomor berikutnya untuk yang datang kemudian. Orang ini dapat menunggu giliran dengan jalan duduk di tempat yang telah disediakan dan tidak perlu harus berbaris. Selanjutnya akan ada petugas atau mesin yang menginformasikan nomor urutan untuk diundang mendapatkan gilirannya. Dengan jalan menunggu sambil duduk maka pelaksanaan antre menjadi lebih nyaman dan tidak membuat lelah orang yang melakukannya.

Antre sambil duduk berderet di kantor Telkom Yogyakarta

Antre sambil duduk berderet di kantor Telkom Yogyakarta


Baca lebih lanjut

Sementara Bukan Senjata Makan Tuan

Belum lama ini saya mendapat gambar dari halaman facebook teman. Gambar ini mungkin bagi sebagian orang langsung membuat tertawa atau minimal tersenyum. Padahal kalau dipikir sungguh gambar ini mengundang kekhawatiran bagi orang yang melihatnya.

Saya tampilkan gambar tersebut di bagian berikut ini.Gambar tersebut menampilkan dua orang pengendara sepeda motor yang berjalan beriringan. Kedua orang tersebut sebenarnya sedang membawa tangga bambu yang berukuran cukup panjang. Membawa tangga bambu saja itu sah-sah saja jika memang diperlukan. Hanya saja cara membawa tangga panjang oleh kedua orang itu yang mengkhawatirkan.

Mempertaruhkan nyawa saat membawa tangga bambu

Mempertaruhkan nyawa saat membawa tangga bambu

Tangga bambu yang berukuran cukup panjang itu dibawa dengan dua buah sepeda motor. Tangga itu dibawa dengan meletakkan bagian tangga itu dengan disangkutkan di bahu melalui leher kepala masing-masing pengendara. Jadi selama berjalan, kedua sepeda motor itu harus berjalan beriringan dengan kecepatan yang sama.
Baca lebih lanjut

Inovasi Celana Dalam Anti Bau Kentut

Baru-baru ini membaca berita di Detik Online kalau telah diproduksi dan dipasarkan perangkat daleman atau underwear yang telah dirancang khusus untuk menyaring kentut agar tak berbau. Sungguh inovatif dan sama sekali tidak terbayangkan oleh saya sebelumnya kalau ada produk seperti itu.

Orang kentut atau buang angin itu biasanya ada dua hal yang kadang mengganggu. Satu adalah soal bunyi dan yang kedua soal baunya. Bagi orang bisa saja buang angin dengan menghasilkan salah satunya saja, seperti kentut berbunyi tapi tidak berbau atau kentut tidak bunyi tapi baunya merebak kemana-mana. Kombinasi yang lain adalah buang angin yang tidak berbunyi dan tidak bau. Mungkin yang ini adalah yang paling aman dan dapat diterima. Paling parah adalah orang kentut yang berbunyi dan juga berbau. Untuk kasus yang terakhir ini, saya sepertinya tidak perlu komentar macam-macam.

Kalau hanya berbunyi mungkin memang akan mengusik orang di sekitarnya, tetapi akan hilang segera setelah bunyi itu hilang. Lain halnya kalau soal bau, mengganggu orang di sekitarnya akan waktu lebih lama lagi.  Ini jangan-jangan secara ilmiah harus ditinjau dari kecepatan yang digunakan. Memang perlu diingat kecepatan suara jauh lebih tinggi daripada kecepatan distribusi partikel gas.

Produk celana dalam pria anti bau kentut.

Produk celana dalam pria anti bau kentut.


Baca lebih lanjut

Ketika Cairan Penghapus Dilarang Dipergunakan

Saat melakukan pekerjaan menulis atau mengetik, sudah jamak melakukan kesalahan. Menulis tangan untuk catatan atau pekerjaan lainnya seringkali menghasilkan kesalahan yang perlu dikoreksi. Mengetik dengan manual pun sering juga menghasilkan hal yang serupa. Kalau pengetikan dengan komputer, untuk melakukan koreksi mungkin tidak menjadi masalah karena bisa langsung diedit sebelum dicetak. Namun pekerjaan menulis tangan atau mengetik dengan mesin ketik manual, tidak memungkinkan pengeditan kecuali menghapus bagian yang salah dan kemudian memperbaikinya. Cara menghapus kalau untuk pensil atau penggunaan tinta bolpen, maka dapat digunakan penghapus karet yang digosokkan pada bagian yang salah sehingga kertas menjadi kosong dan dapat ditulis kembali. Sekarang ini sudah berkembang teknik baru untuk melakukan koreksi ini dengan lebih mudah, yaitu dengan menggunakan cairan penghapus. Pada awalnya produk ini sangat bermanfaat bagi banyak orang termasuk bagi kalangan pelajar. Namun kemudian cairan penghapus ini malah disalah gunakan yang seiring perkembangan waktu malah produk bermanfaat ini dilarang digunakan di banyak sekolah. Opo tumon ???

Pinsip kerja cairan penghapus ini berbeda dengan penghapus karet. Cairan penghapus ini berupa cairan berwarna putih kental yang mengandung pelarut organik. Cairan ini dioleskan ke bagian permukaan kertas tempat bagian yang akan dikoreksi. Dengan diolesi tersebut maka bagian yang salah akan tertutup oleh cairan penghapus tersebut. Setelah dibiarkan beberapa lama maka pelarut akan menguap dan lapisan akan mengering rata. Setelah dipastikan cukup kering maka permukaan yang tertutup lapisan tipis warna putih tadi dapat ditulisi kembali.

Produk cairan penghapus saat ini dijumpai di pasaran dalam berbagai macam bentuk. Pada awalnya, produk ini terkenal oleh satu produsen dengan merk Tipp Ex, bahkan saking terkenalnya maka cairan pembersih juga dikenal sebagai sebutan tip-ex.

Contoh cairan penghapus

Contoh cairan penghapus


Baca lebih lanjut

Pemanfaatan Logam Sisa Kremasi Jenasah

Baru-baru ini saya membaca berita di Detik Online soal “Beginilah Nasib Besi-besi Tua dari Jenazah yang Dikremasi”.  Saya jadi teringat akan tulisan lama saya soal dampak proses kremasi atau pembakaran jenasah ini terkait dengan ancaman polusi raksa di udara. Tulisan lama saya itu mengulas kemungkinan pelepasan uap raksa akibat pembakaran amalgam dari tambalan gigi jenasah yang dikremasi. Silakan baca tulisan tersebut di link ini.

Jadi untuk mengingat kembali soal proses pembakaran jenasah di krematorium ini adalah berupa pembakaran pada suhu tinggi yang dilakukan dalam suatu tanur pembakar dengan menggunakan bahan bakar gas. Jenasah diletakkan dalam ruang tanur kemudian mulai dimasukkan ke dalam tanur sehingga seluruh bagian tubuh, pakaian atau kain kafan pembungkus jenasah dan benda-benda lain yang diikutkan akan terbakar. Pada akhir proses pembakaran akan menghasilkan abu sisa proses pembakaran. Namun dalam prakteknya pada beberapa kasus kremasi jenasah masih akan menghasilkan juga sisa-sisa bahan lain yang tidak terbakar dan tidak berubah menjadi abu seperti  tambalan gigi, sendi buatan dan plat sambungan patah tulang. Bahan-bahan ini yang umumnya terbuat dari logam maka tidak akan ikut terbakar sehingga menjadi sisa yang tertinggal.

Bahan logam yang ditanamkan ke dalam tubuh seseorang umumnya karena alasan untuk mengatasi masalah patah tulang akibat mengalami kecelakaan atau kejadian fatal lainnya. Untuk menyambung tulang sehingga tulang dapat menyatu kembali maka diperlukan bahan penyambung yang terbuat dari logam. Orang biasa menyebutnya dengan pin sambungan tulang atau malah disebut sebagai platina. Logam yang digunakan tentunya harus yang berkualitas tinggi dan tidak menyebabkan efek pada tubuh misal dapat mengalami pengkaratan. Logam yang tidak mengalami pengkaratan ini memang dapat berupa logam platina, namun harganya cukup mahal. Dengan demikian umumnya adalah menggunakan logam besi yang kemudian dilapis dengan logam berkualitas tinggi supaya tidak berkarat selama ditanam dalam tubuh.

Bermacam-macam logam sisa kremasi jenasah.

Bermacam-macam logam sisa kremasi jenasah.


Baca lebih lanjut

Mitos Takaran Pasta Gigi Saat Bersikat

Upaya membersihkan gigi sudah umum dilakukan dengan melakukan kegiatan gosok gigi secara rutin minimal dua kali sehari. Menggosok gigi dilakukan dengan menggunakan sikat gigi dan dibantu dengan pasta gigi untuk membantu supaya mendapatkan gigi yang bersih dan sehat. Tujuan orang menggosok gigi adalah untuk membersihkan plak-plak yang menempel pada gigi, sehingga dapat mencegah terjadinya karies dan kematian pada gigi. Ternyata saat ini diketahui banyak sekali langkah cara menggosok gigi yang masih kurang benar.

Kalau dalam blog isteri saya (baca di sini) banyak ditulis tentang berbagai cara menggosok gigi yang benar. Tetapi kalau di sini bukan soal itu yang ingin saya tuliskan melainkan soal jumlah pasta gigi yang digunakan secara efisien. Pada dasarnya orang menggunakan pasta gigi adalah tidak ada aturannya seperti halnya orang menggunakan sabun saat mandi. Pokoknya pasta gigi digunakan kemudian dilakukan langkah menggosok gigi ke seluruh bagian gigi dan kemudian berkumur bersih maka selesailah sudah. Namun terkait jumlah pasta gigi yang digunakan itu ternyata juga perlu diperhatikan bagi banyak orang.

Saya tertarik menuliskan ini berdasarkan kebiasaan saat mengoleskan pasta gigi ke permukaan sikat gigi ini seringkali mengundang keisengan sendiri. Saat pasta gigi masih baru dan belum lama dibuka dari kemasan, maka tanpa disadari sering mengoleskan pasta gigi dalam jumlah cukup banyak yakni sampai memenuhi seluruh permukaan sikat gigi. Pada waktu lain yakni saat pasta gigi menipis maka jumlah pasta gigi ini dioleskan secukupnya saja. Bahkan sewaktu pasta gigi sudah sangat tipis, saya masih berusaha untuk mengeluarkan sisa-sisa pasta gigi yang ada dengan jalan menekan kuat-kuat dari ujung merata sampai tetap ada pasta gigi yang keluar. Tentu saja pada saat ini hanya sedikit pasta gigi yang dapat digunakan untuk membantu menggosok gigi dan hal ini pun tidak masalah karena sudah pasti telah melakukan gosok gigi dan tidak minder mulut akan berbau. Jadi dirasakan kalau sebenarnya menggosok gigi dengan pasta gigi banyak atau sedikit relatif sama saja.

Jumlah takaran pasta gigi yang dioleskan pada sikat gigi.

Jumlah takaran pasta gigi yang dioleskan pada sikat gigi.


Baca lebih lanjut

Aksi Tuntas Menghabisi Preman

Peristiwa yang sangat mengejutkan baru-baru saja terjadi yang menimpa kejadian di Lapas Cebongan Sleman Yogyakarta. Sebanyak empat orang tahanan titipan dari POLDA DIY ke lapas tersebut dihabisi secara mengenaskan oleh sekelompok orang yang menyerbu masuk ke dalam kompleks tahanan tersebut. Kelompok penyerbu ini yang akhirnya diketahui adalah anggota Kopassus TNI Angkatan Darat melakukan aksinya dengan motif solidaritas korps. Jadi asal mula peristiwa penyerbuan ini adalah kasus pengeroyokan secara keji terhadap seorang anggota korps tersebut di tempat hiburan malam Hugos Cafe – Yogyakarta. Pelaku pengeroyokan ini adalah para preman yang menguasai tugas keamanan di kompleks tersebut. Beberapa waktu kemudian ternyata kasus ini merembet ke pengeroyokan yang berikutnya terhadap seorang anggota TNI lain yang juga dilakukan oleh kelompok preman yang sama. Dari dua kasus inilah yang kemudian memancing ketegangan bahwa akan terjadi aksi balas dendam terhadap para preman ini. Pihak kepolisian waktu itu akhirnya dapat menangkap sebagian pelaku sejumlah empat orang. Terpicu dari peristiwa sebelumnya yang melibatkan penyerbuan kompleks kepolisian di daerah Ogan Komering Ulu oleh sekelompok tentara maka pihak Polda berinisiatif menitipkan tahanan ke pihak Lapas. Belum genap 24 jam kemudian terjadilah penyerbuan ke dalam Lapas yang berakibat kematian empat tahanan ini.

Peristiwa ini memang sangat mengejutkan berbagai kalangan khususnya yang terkait pelaksana hukum. Hal ini karena lapas merupakan kawasan tertutup yang harus dijaga secara ketat. Memang harus diakui kalau selama ini lapas cukup ketat memberikan keamanan secara internal, tetapi dalam kasus ini sangat mengejutkan kalau kemudian dapat diserbu melalui aksi yang sangat rapi dan terlatih. Empat orang target yang dihabisi itu memang tergolong preman yang menguasai dunia hitam di kawasan Yogyakarta dan salah satunya malah tergolong residivis karena sudah beberapa kali keluar masuk penjara.

Gedung Lapas Cebongan - lokasi aksi penyerbuan preman tahanan Polda

Gedung Lapas Cebongan – lokasi aksi penyerbuan preman tahanan Polda


Baca lebih lanjut